Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kesultanan Demak Kuasai Pelabuhan Strategis di Jawa untuk Sebarkan Islam

Avirista Midaada , Jurnalis-Jum'at, 06 Oktober 2023 |06:56 WIB
Kesultanan Demak Kuasai Pelabuhan Strategis di Jawa untuk Sebarkan Islam
Demak kuasai pelabuhan strategis untuk sebarkan Islam. (Ist)
A
A
A

KERAJAAN Demak menjadi kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Kerajaan Demak menjadi kerajaan pertama di luar pengaruh Hindu-Buddha pasca Kerajaan Majapahit berkuasa. Lokasi ibu kota kerajaan yang berada di geografis strategis di daerah Jawa bagian tengah.

Pusat pemerintahan di daerah Bintoro di muara sungai yang dikelilingi oleh daerah rawa yang luas dikelilingi perairan laut Muria. Bintoro yang menjadi pusat Kesultanan Demak yang terletak antara Bergola dan Jepara.

Bergola adalah sebuah pelabuhan yang penting pada masa Kerajaan Mataram (Wangsa Syailendra), sedangkan Jepara akhirnya berkembang menjadi pelabuhan yang penting bagi Kesultanan Demak, sebagaimana dikutip dari "Hitam Putih Kesultanan Demak : Sejarah Kerajaan Islam Pertama di Jawa dari Kejayaan Hingga Keruntuhan".

Kehidupan masyarakat Kesultanan Demak yang strategis untuk perdagangan nasional, karena menghubungkan perdagangan antara Indonesia bagian barat dengan Indonesia bagian timur, serta keadaan Majapahit yang sudah hancur. Demak pun berkembang menjadi kerajaan besar di pulau Jawa.

Hal ini tentu memiliki peran penting dalam rangka menyebarkan agama Islam. Khususnya di Pulau Jawa. Karena Demak berhasil menggantikan peran Malaka, setelah Malaka jatuh ke tangan bangsa Portugis. Kesultanan Demak sebelumnya merupakan daerah yang dikenal dengan nama Bintoro atau Glagahwangi, yang merupakan daerah kadipaten di bawah kekuasaan Majapahit.

Awal berdirinya Kesultanan Demak dimulai dari runtuhnya Kerajaan Majapahit yang diberi tanda Candra Sengkala : Sirna Ilang Kertaning Bumi, yang berarti tahun saka 1400 atau 1478 M.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement