Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Heboh Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK di Kasus Korupsi Kementan, Ini Reaksi Jokowi

Raka Dwi Novianto , Jurnalis-Jum'at, 06 Oktober 2023 |14:34 WIB
Heboh Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK di Kasus Korupsi Kementan, Ini Reaksi Jokowi
Presiden Jokowi Angkat Bicara soal Dugaan Pemerasaan KPK/ MPI
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi dugaan kasus pemerasan yang dilakukan oleh pimpinan KPK dalam penanganan perkara korupsi di Kementan.

"Nggak tahu. Tanyakan aja ke aparat penegak hukum. KPK atau ke mana, kepolisian ya," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/10/2023).

KPK diketahui hingga saat ini belum mengumumkan secara resmi penetapan tersangka terhadap Syahrul Yasin Limpo (SYL), Jokowi pun meminta semua pihak menanyakan langsung kepada lembaga antikorupsi tersebut. “Tanyakan ke KPK. Jangan tanyakan ke saya,"singkat Jokowi.

Sekadar diketahui, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan tidak pernah menerima uang sebesar 1 miliar dollar terkait penanganan perkara dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Firli menegaskan tidak pernah bertemu dan mengenal pihak lain di Kementan kecuali Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

"Saya kira tidak akan pernah orang bertemu dengan saya, apalagi ada isu bahwa menerima 1 miliar dollar itu tidak ada," ungkap Firli dalam konferensi pers, Kamis (5/10/2023).

Sebelumnya, Mentan SYL mengakui bahwa kedatangan ke Polda Metro Jaya adalah untuk memenuhi panggilan pemeriksaan terkait dugaan pemerasan.

"Jadi Dumas (Aduan Masyarakat) 12 Agustus 203 yang terkait dengan hal yang dilaporkan oleh masyarakat berkaitan dengan hal hal yang seperti apa laporan itu, terjadi pemerasan dan lainnya," ujar SYL di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2023).

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement