Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

SYL dan Jokowi Bertemu 1 Jam: Terima Kasih, Pamit dan Minta Maaf

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Minggu, 08 Oktober 2023 |22:06 WIB
SYL dan Jokowi Bertemu 1 Jam: Terima Kasih, Pamit dan Minta Maaf
Syahrul Yasin Limpo bertemu sati jam dengan Presiden Jokowi (Foto: MPI)
A
A
A

 

JAKARTA - Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu (8/10/2023). malam. Dalam selama satu jam pertemuan itu Syahrul Yasin Limpo berpamitan langsung kepada orang nomor satu di Indonesia.

Politikus Partai NasDem itu diketahui datang pada pukul 18.35 WIB. Syahrul kemudian meninggalkan Istana tepat pada pukul 19.34 WIB.

SYL terlihat datang dengan mengenakan pakaian batik rapih, ia duduk di sebelah kanan Jokowi, sementara pertemuan itu juga dihadiri Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Pratikno. Syahrul dalam pertemuan tersebut berpamitan langsung.

“Dalam pertemuan tersebut, saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pak Presiden yang menunjuk saya sebagai Menteri Pertanian sejak 23 Oktober 2019 lalu. Saya anggap itu kepercayaan dan tugas yang harus Saya jalankan sebaik-baiknya untuk mengurus Pertanian di Republik ini agar lebih bermanfaat bagi Rakyat Indonesia,” kata Syahrul dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu (8/10/2023).

Dirinya juga menyampaikan bentuk pertanggungjawbannya dengan menyampaikan laporan kinerja selama menjadi eprtanian sejak 2019-2023. Ia pun menyempatkan menyampaikan permohonan maaf lantaran tidak mampu menyelesaikan tugasnya hingga masa akhir jabatan Jokowi.

“Namun demikian, Saya juga mohon maaf dan pamit pada Bapak Presiden karena tidak bisa menyelesaikan tugas atau tidak bisa lagi membantu Bapak Presiden sampai akhir masa jabatan,” tuturnya.

Syahrul juga mengatakan selama dirinya menjabat, Kementerian Pertanian telah menerima 71 penghargaan. Penghargaan itu pun ia serahkan untuk Jokowi, sebaliknya Syahrul juga mengaku bertanggung jawab jika terdapat kesalahan saat menjabat Menteri.

“Jika itu berhasil, maka itu adalah prestasi Bapak Presiden. Saya hanya melanjutkan visi dan misi Bapak Presiden agar pertanian RI lebih maju dan masyarakat mendapatkan manfaat,” ungkapnya.

“Sedangkan, jika ada kesalahan selama menjadi Menteri, hal itu adalah tanggung-jawab Saya yang menjalankan jabatan ini,” tutupnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement