Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dampak Kekeringan di Kabupaten Bogor Semakin Meluas, Tersisa Dua Kecamatan

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Selasa, 10 Oktober 2023 |10:19 WIB
 Dampak Kekeringan di Kabupaten Bogor Semakin Meluas, Tersisa Dua Kecamatan
Illustrasi (foto: Okezone)
A
A
A

BOGOR - Kekeringan di wilayah Kabupaten Bogor terus meluas. Dari 40 kecamatan, 38 diantaranya terdampak kekeringan dengan jumlah mencapai 441.798 jiwa sejak 3 Mei-9 Oktober 2023.

"Total ada 128.171 KK dengan 441.798 jiwa yang terdampak kekeringan," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M. Adam dalam keterangannya, Selasa (10/10/2023).

Jumlah tersebut tersebar di 38 wilayah kecamatan yakni Tenjo, Jasinga, Sukajaya, Nanggung, Leuwisadeng, Cibungbulang, Citeureup, Jonggol, Babakanmadang, Sukamakmur, Tanjungsari, Cigombong, Cisarua, Cijeruk, Ciseeng, Rancabungur, Ciampea, Cariu, Sukaraja, Pamijahan, Megamendung, Cibinong, Gunungputri, Rumpin, Tenjolaya, Leuwiliang, Cigudeg, Gunung Sindur, Ciawi, Tamansari, Parung, Sukajaya, Klapanunggal dan Dramaga, Kemang, Bojonggede, Cigombong dan Parung Panjang.

"Tersisa dua kecamatan yang belum terdampak Cileungsi dan Tajurhalang ," jelasnya.

Kata dia, BPBD Kabupaten Bogor telah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga sebanyak 4.213.000 liter. Air yang disalurkan untuk para warga bervariasi mulai dari 2.500 liter hingga 30.000 liter.

Sementara itu, Komandan Kompi TRC BPBD Kabupaten Bogor Hayat Hidayat mengatakan bagi masyarakat yang membutuhkan air bersih bisa langsung lapor ke desa dan kelurahan setempat.

"Setelah ada laporan dari kecamatan, kita langsung gerak cepat mendistribusikan air bersih sesuai kebutuhan masyarakat. Kita juga koordinasi dengan PDAM dan air curah yang terdekat supaya lebih cepat penyaluran air bersihnya," ucap Hayat.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement