JAKARTA- Banyak masyarakat yang bertanya benarkah Jenderal Ahmad Yani menjadi sosok yang pernah diimpikan Soekarno sebagai Presiden ke-2 Indonesia dan bukan Soeharto? Pewaris tahta kepemimpinan Indonesia pasca Soekarno memang sempat menjadi topik yang panas.
Dilansir dari berbagai sumber, Kamis (12/10/2023), hal tersebut tentunya juga dirasakan oleh Bung Karno selaku presiden pertama Indonesia. Namun, melalui mimpinya, Bung Karno bak diberi sebuah petunjuk tentang siapa orang yang akan menggantikan posisinya.
Ia adalah Jenderal Ahmad Yani sosok yang pernah diimpikan Soekarno sebagai Presiden ke-2 Indonesia. Mimpi tersebut diceritakan oleh Ahmad Yani kepada Haryasudirja Sasraningrat yang tertuang dalam buku biografi Prof. Dr. Ir. PK Haryasudirja: Tokoh Pejuang Kemerdekaan, Pembangunan dan Pendidikan.
Dikisahkan saat itu Ahmad Yani yang sedang main golf tiba-tiba diminta untuk menemui Soekarno di Istana. Pria yang saat itu menjabat sebagai Menteri Panglima Angkatan Darat (Menpangad) pun dengan segera menuju kediaman Soekarno.
Sesampainya di sana, Soekarno rupanya telah menunggu dengan duduk di belakang Istana Merdeka. Keduanya pun mulai mengobrol dan Bung Karno mengutarakan apa yang baru saja ia alami.
“Yani, saya baru tidur siang dan dalam tidur saya menerima wangsit dari Yang Maha Kuasa, yaitu kalau ada apa-apa dengan saya, sehingga saya tidak dapat melanjutkan tugas kepresidenan, ataupun saya mati. Maka kau harus menggantikan saya menjadi presiden,” jelas Soekarno
Ahmad Yani pun terkejut dengan apa yang dibicarakan oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut. Sang jenderal tidak langsung menerima tawaran tersebut, sebaliknya ia sempat menolak dan menyarankan lebih baik tahta kepemimpinan diberikan kepada tokoh-tokoh yang lebih pantas, seperti Jenderal AH Nasution.
Mendengar hal itu, Soekarno tampak keberatan dan tidak ingin orang lain yang menggantikannya. Pasalnya, Soekarno percaya jika mimpinya itu adalah sebuah wangsit.
“Tidak Yani, harus kau yang menggantikan saya, sudah jelas dalam wangsit itu,” kata Bung Karno.
Sayangnya, wangsit Soekarno tidak pernah menjadi nyata. Pasalnya, Jenderal Ahmad Yani dinyatakan meninggal dunia dalam peristiwa berdarah G30S PKI. Tak hanya Ahmad Yani, ada 5 jenderal lain yang turut meregang nyawa pada tragedi tersebut.
Demikian informasi mengenai Jenderal Ahmad Yani Sosok yang diimpikan Soekarno sebagai Presiden ke 2 Indonesia dan bukan Soeharto.
(Hafid Fuad)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.