Kerajaan Aceh Darussalam
Aceh Darussalam, dikenal sebagai salah satu pusat Islam tertua di Nusantara, juga mengalami perubahan ibu kota. Pada awalnya, ibu kota berada di Indrapura, di wilayah yang sekarang merupakan Provinsi Aceh.
Namun, setelah serangkaian konflik dengan Portugis dan pendatang Eropa lainnya, Sultan Iskandar Muda memutuskan untuk memindahkan ibu kota ke Banda Aceh pada abad ke-17. Kota ini kemudian menjadi pusat pemerintahan dan pusat perdagangan yang vital di wilayah itu.
Kerajaan Ternate
Ternate dan Tidore, dua pulau kecil yang terletak di Kepulauan Maluku, dikenal sebagai pusat perdagangan rempah-rempah terpenting di dunia pada zamannya. Awalnya, Ternate adalah pusat pemerintahan.
Namun, pada tahun 1522, setelah serangkaian konflik dengan bangsa Eropa, Sultan Hairun memindahkan ibu kota ke pulau terdekat, Tidore. Pergeseran ini mempengaruhi dinamika politik dan perdagangan di kawasan tersebut.
Kerajaan Banten
Kerajaan Banten, terletak di ujung barat Pulau Jawa, juga memiliki sejarah pemindahan ibu kota yang menarik. Ibu kota pertama Banten adalah Pakuan Pajajaran, namun pada tahun 1527, Sultan Maulana Hasanuddin memutuskan untuk memindahkan pusat pemerintahan ke Kota Banten, yang kini dikenal sebagai Kota Serang.
Keputusan ini memperkuat posisi Banten sebagai pusat perdagangan dan kebudayaan di pesisir barat Jawa.