PARIS - Seorang wanita Prancis ditangkap oleh polisi di ibu kota Paris pekan lalu setelah tetangganya melaporkan dia karena menggunakan sapaan tradisional Islam dengan para pekerja di gedung akomodasi mereka. Insiden ini terjadi di saat ketegangan terus meningkat akibat konflik antara Israel dan Hamas.
Menurut laporan yang beredar di media sosial, wanita yang tidak disebutkan namanya itu ditahan polisi setelah tetangganya mengajukan pengaduan ketika mendengar dia mengucapkan ‘assalamualaikum’ – dalam bahasa Arab – yang berarti ‘semoga keselamatan dilimpahkan pada Anda’ kepada beberapa pekerja di gedung tempat mereka tinggal.
Dia dilaporkan ditahan sementara sebelum kemudian dibebaskan, dan petugas polisi yudisial membela tindakan mereka dengan menyatakan bahwa “dengan iklim saat ini, kami tidak dapat mengambil risiko apa pun”, demikian diwartakan Middle East Monitor.
Situasi saat ini yang dikutip oleh pejabat tersebut mengacu pada pemboman brutal Israel di Jalur Gaza dan eksodus paksa lebih dari dua juta warga Palestina yang tinggal di sana, menyusul operasi kelompok perlawanan Hamas ke wilayah yang dikuasai Israel akhir pekan lalu.
Sejak bentrokan baru dimulai, Israel telah melakukan pengepungan total terhadap Gaza dengan memutus semua pasokan listrik, air, makanan, bahan bakar, dan bantuan ke jalur tersebut dan telah mengintensifkan pemboman untuk mendorong warga Palestina lebih jauh ke selatan hingga ke perbatasan Mesir. Tindakan Israel ini telah memicu kecaman dari sejumlah negara, dengan beberapa menyebutnya sebagai tindakan pembersihan etnis dan genosida.