Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gajah Mada Terusik Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai, Kerahkan Serangan Laut dan Darat

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Rabu, 18 Oktober 2023 |04:06 WIB
Gajah Mada Terusik Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai, Kerahkan Serangan Laut dan Darat
Gajah Mada. (Foto: Dok Ist)
A
A
A

MAHAPATIH Majapahit, Gajah Mada terusik dengan kabar tentang kebesaran Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai. Dia pun mempersiapkan rencana untuk menyerang kerajaan Islam di pulau Sumatera tersebut.

Majapahit disebut khawatir akan pesatnya kemajuan Kerajaan Samudera Pasai, yang memiliki jalur perdagangan strategis di selat Malaka.

Desas-desus tentang akan adanya serangan tentara Majapahit pun santer terdengar di kalangan rakyat di Aceh. Armada perang Kerajaan Majapahit di bawah komando Mahapatih Gadjah Mada memulai aksinya pada 1350 dengan beberapa tahapan.

 BACA JUGA:

Serangan pertama Majapahit diarahkan ke perbatasan Perlak tapi mengalami kegagalan karena lokasi itu dikawal ketat oleh tentara Kesultanan Samudera Pasai. Seperti dilansir dari buku "Ensiklopedia Kerajaan Islam di Indonesia" karya Binuko Amarseto.

Gajah Mada kemudian mundur ke laut dan mencari tempat lapang di pantai timur yang tidak terjaga. Di Sungai Gajah, Gajah Mada mendaratkan pasukannya dan mendirikan benteng di atas bukit, yang hingga sekarang dikenal dengan nama Bukit Meutan atau Bukit Gajah Mada.

Gajah Mada kemudian menjalankan siasat serangan dua jurusan, yaitu dari jurusan laut dan jurusan darat. Serangan lewat laut dilancarkan ke daerah pesisir di Lhokseumawe dan Jambu Air, sedangkan penyerbuan jalan darat dilakukan lewat Paya Gajah yang terletak di antara daerah Perlak dan Pedawa.

 BACA JUGA:

Serangan dari darat tersebut ternyata tidak seperti yang telah direncanakan dan mengalami kegagalan karena diadang oleh tentara Kesultanan Samudera Pasai. Sementara serangan yang dilakukan lewat jalur laut justru bisa mencapai istana.

Penyerangan kerajaan Majapahit atas Samudera Pasai dilataribelakangi oleh faktor politis sekaligus kepentingan ekonomi. Kemajuan perdagangan dengan ramainya bandar-bandar yang berada dalam wilayah kerajaan dan kemakmuran rakyat Kerajaaan Samudera Pasai membuat Mahapatih Gadjah Mada berkeinginan untuk merebutnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement