Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gunungkidul Dilanda Hujan Beberapa Hari Terakhir, Ini Kata BMKG

Erfan Erlin , Jurnalis-Jum'at, 20 Oktober 2023 |07:43 WIB
Gunungkidul Dilanda Hujan Beberapa Hari Terakhir, Ini Kata BMKG
Ilustrasi hujan (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

YOGYAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan ringan diperkirakan bakal kembali mengguyur wilayah Gunungkidul bagian Utara pada Jumat (20/10/2023) siang hingga sore hari.

Namun, secara umum Kondisi Cuaca di pagi hari bakal Cerah berawan, malam hari bakal berawan dan Sabtu 21 Oktober 2023 dini hari bakal cerah berawanBACA JUGA:

Suhu udara di DIY bakal berkisar 22 - 34 °C dengan Kelembapan udara antara 50 - 95 %. Angin bertiup Dari Timur – Selatan dengan kecepatan maksimum 25 km/jam. Dengan tinggi gelombang di Perairan Yogyakarta berkisar antara *1.25 – 2.5 m atau kategori sedang.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini waspada kekeringan yang dapat memicu potensi kebakaran lahan dan hutan di wilayah Yogyakarta.

Kepala BMKG DIY, Reny Kraningtyas menuturkan meskipun hujan sudah beberapa kali turun di beberapa wilayah, namun hal tersebut belum menunjukkan jika DIY mulai memasuki musim penghujan. Hujan yang terjadi hanyalah musim peralihan atau pancaroba.

"Jadi ini masih pancaroba, belum musim penghujan," tutur Reni.

Reni mengatakan musim penghujan kemungkinan akan dimulai November dan Desember meskipun intensitasnya masih rendah karena dampak El Nino yang membuat kemarau lebih panjang dan kering. Meski demikian tidak seluruh wilayah DIY akan memasuki musim penghujan pada bulan yang sama.

Awal musim penghujan di DIY umumnya mundur sekitar 20-30 hari daripada normalnya. Dari analisis fenomena Indian Ocean Dipole (IOD), hal itu disebabkan adanya suplai uap air di pantai timur Afrika (sisi barat Indonesia) dalam kondisi positif, artinya terjadi penguapan cukup besar dan terjadi hujan di sana.

"Karena hal itu suplai uap air tidak sampai ke Indonesia dan akhirnya hanya mengandalkan penguapan dari perairan nusantara saja. Curah hujan yang terjadi pada periode El Nino yang moderat dan IODnya yang positif mengakibatkan curah hujan di wilayah kita lebih sedikit daripada biasanya. Sehingga mengakibatkan awal musim hujan 2023/2024 di DIY cenderung mundur,” jelas Reni.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement