JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai, pengelolaan sampah yang baik dapat menjadi salah satu upaya pada misi penyelamatan bumi. Untuk itu, ia pun meminta pemerintah memperbanyak program kebijakan ‘hijau’ guna mengatasi krisis sampah di Indonesia.
"Kalau kita ingin Indonesia menjadi negara maju, pikiran kita juga harus maju. Termasuk dalam hal pengelolaan sampah," kata Puan, Selasa (24/10/2023).
Puan pun menyoroti kebakaran di TPA Rawa Kucing, Tangerang yang berlangsung hampir 3 hari karena kelebihan volume sampah menyebabkan 154 warga sekitar terpaksa mengungsi. Dari peristiwa itu, Puan meminta pemerintah lebih memperhatikan kebijakan pengelolaan sampah.
“Harus ada regulasi tegas mengenai pengelolaan sampah. Bisa dimulai dari lingkungan terkecil yaitu pemisahan sampah di tahap rumah tangga yang akan memaksimalkan persoalan pengelolaan sampah,” tuturnya.
"Di negara-negara maju, Pemerintah-nya mampu menerapkan kebijakan pemisahan sampah mulai dari jenjang rumah tangga. Seperti di Korea misalnya, masyarakatnya sudah peka untuk memilah sampah sesuai kategori," tambah Puan.
Di sisi lain, Puan ingatkan pemerintah untuk konsisten memberikan edukasi kepada masyarakat guna kebijakan pemilahan sampah dapat efektif. Menurutnya, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat harus dilakukan secara masif ke seluruh penjuru negeri.
“Dan tentunya harus dibarengi dengan adanya regulasi yang merata. Jadi masalah sampah ini bukan hanya jadi pekerjaan Pemda, tapi juga terpadu dikerjakan bersama dengan Pemerintah pusat,” ungkapnya.
Ia merasa, permasalahan sampah yang tidak kunjung ada terobosan oleh pemerintah akan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup manusia, baik untuk saat ini maupun masa yang akan datang. Sebab masalah sampah dapat mengancam kesehatan dan kelestarian alam serta lingkungan.
"Maka penting sekali memasifkan kebijakan hijau di masyarakat. Regulasi yang jelas dan tegas dari Pemerintah diperlukan agar gerakan ini betul-betul efektif dan dijalankan masyarakat," sebut Puan.
Selain itu, Puan juga mengajak masyarakat untuk lebih menyayangi lingkungan dimulai dengan pemilahan sampah. Ia mengingatkan, penyelamatan lingkungan sangat penting bagi masa masa depan generasi penerus.
BACA JUGA:
"Pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan memang diperlukan. Tapi masalah pembangunan berkelanjutan juga penting, yang harus didukung oleh regulasi negara demi keselamatan hidup masyarakat itu sendiri," kata Puan.
Ia pun menyadari mengubah kebiasaan yang sudah turun temurun tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Namun Puan berharap ada langkah konkret melalui regulasi yang mendorong kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dan alam.
BACA JUGA:
"Tidak perlu kebijakan dengan anggaran besar, hanya butuh konsisten dari Pemerintah untuk maintance agar budaya ramah lingkungan bisa jadi kebiasaan sehari-hari masyarakat Indonesia," tegas Puan.
“Kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kita sendiri yang menyelamatkan lingkungan, siapa lagi? Ayo bersama-sama kita implementasikan berbagai gerakan maupun kebijakan hijau untuk masa depan anak cucu kita nanti,” tandasnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.