Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Usai Ganti Nama, Rumah Kebaikan Nusantara Dukung Ganjar-Mahfud MD di Pilpres 2024

Widya Michella , Jurnalis-Jum'at, 27 Oktober 2023 |23:31 WIB
Usai Ganti Nama, Rumah Kebaikan Nusantara Dukung Ganjar-Mahfud MD di Pilpres 2024
Rumah Jokowi for Ganjar ganti nama jadi Rumah Kebaikan Nusantara (Foto: Widya Michella)
A
A
A

JAKARTA - Rumah Kebaikan Nusantara menyatakan dukungannya terhadap Bakal Calon Presiden (Bacapres) Perindo, Ganjar Pranowo dan Bakal Calon Wakil Presiden (Bacawapres) Mahfud MD. Dukungan itu diharapkan dapat menjadikan Indonesia sejahtera untuk ke depan.

"Kami telah memutuskan pada tanggal 31 Mei dalam rapim oleh 30 DPD provinsi yang ada di Indonesia yang kami miliki dan memutuskan mendukung Ganjar Pranowo. Bukan Telunjuk seseorang kami memilih secara rasional," kata Ketua DPP Rumah Kebaikan Nusantara, Yongki Jonacta Yani, Jumat (27/10/2023).

Sebelumnya, Rumah Jokowi For Ganjar resmi berganti nama menjadi Rumah Kebaikan Nusantara. Pergantian nama ini dilakukan secara serentak di 30 DPD Rumah Jokowi For Ganjar di seluruh Indonesia.

Adapun sejumlah aksi pergantian dilakukan mulai dari pembakaran 2024 lilin hingga menurunkan seluruh atribut terkait Jokowi dalam rumah aspirasi tersebut.

Yongki Jonacta Yani mengatakan, aksi tersebut sebagai wujud keprihatinan atas diperkosanya hukum di Indonesia. Hal ini terlihat dengan dikabulkan batas usia Capres-Cawapres oleh Mahkamah Agung (MA) beberapa waktu lalu.

"Di depan mata, kita hukum yang menjadi komandan di republik Indonesia ini sudah diinjak-injak dengan sewenang-wenang. Maka dengan keputusan MK kemarin sudah membuktikan bahwa konstitusi kita sedang diperkosa," kata Yongki.

"Dengan keputusan MK itu kami sudah berkomunikasi dengan seluruh DPD rumah Jokowi di seluruh Indonesia, apa yang harus lakukan? Kami sakit hati, kami merasa dikhianati, dan mereka dari daerah spontan melakukan ungkapan bagaimana rasa yang mereka rasakan," ucapnya.

Yongki menilai jutaan pendukung Jokowi merasa dikhianati karena pada jamannya seseorang dapat mempermainkan konstitusi untuk kepentingan pribadi.

"Bukan tidak boleh Gibran jadi cawapres, bukan tapi cara yang digunakan nya sangat salah," ujar dia.

Oleh karena itu, perubahan nama tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi agar dapat mengalahkan Jokowi di tahun 2024. Terutama dalam rangka memperbaiki bangsa dan rakyat di masa depan.

"Saya sebagai Ketum DPP menyatakan rumah Jokowi diganti menjadi rumah kebangkitan Nusantara. Kami akan tetap berada di gerakan pemerintah, dan untuk Mas Ganjar akan meneruskan kebaikan yang sudah dilaksanakan oleh Jokowi," katanya.

"Kita jadi tahu lawan kita siapa Dan itu menjadi motivasi buat kami kita akan kalahkan Jokowi di 2024," tuturnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement