Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Lokasi Debat Capres-Cawapres, Ferry Kurnia: Yang Penting Daya Jangkaunya Masif

Dimas Choirul , Jurnalis-Jum'at, 03 November 2023 |14:39 WIB
Soal Lokasi Debat Capres-Cawapres, Ferry Kurnia: Yang Penting Daya Jangkaunya Masif
Ferry Kurnia Rizkiyansyah (Foto : MPI)
A
A
A

 

JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah menanggapi rencana KPU RI yang akan mengadakan debat bagi pasangan Capres dan Cawapres di luar Jakarta.

Menurut Ferry, terkait persoalan tempat, yang terpenting adalah bagaimana memikirkan keterjangkauan masyarakat.

"Saya pikir debat bukan persoalan tempat, tapi yang pasti daya jangkau ke masyarakat yang masif. Sehingga seluruh masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat Indonesia di luar negeri bisa menikmati debat secara langsung, tanpa ada hambatan dan seluruh masyarakat bisa melihat gagasan genuine, gestur dan ide-ide briliannya," kata Kang Ferry, begitu Ferry Kurnia Rizkiyansyah disapa, kepada wartawan, Jumat (3/11/2023).

Karena itu, lanjut Ferry, untuk mendukung keterjangkauan oleh seluruh masyarakat dari segala lapisan, KPU perlu bekerja sama dengan sejumlah media maupun lembaga penyiaran lainnya untuk menyebarkan informasi dengan secara langsung.

"Dan ini perlu diatur oleh KPU. Tempat digunakan juga tidak perlu ke luar kota, cukup di Jakarta, tapi terjangkau, representatif dan nyaman," pungkas Ferry, yang merupakan Bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Jawa Barat I (Kota Bandung dan Cimahi) itu.

Sebagaimana diketahui, KPU tengah berdiskusi soal lokasi debat Capres dan Cawapres di Pemilu 2024. Salah satunya diwacanakan diadakan di luar Jakarta. Usulan itu sebelumnya disampaikan oleh Anggota KPU Divisi Hukum, Mochammad Afifudin.

"Yang sedang kita diskusikan adalah tempat debat. Biasanya semuanya di Jakarta. Sekarang ada wacana di kita tidak semua di Jakarta. Sedang kita pikirkan," kata Afifuddin saat diskusi dengan CSIS di Jakarta Pusat.

Meski demikian, Afif mengatakan, wacana ini harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan para peserta Pemilu. Dia juga menegaskan bahwa jumlah debat akan dilakukan sebanyak lima kali dengan rincian tiga untuk capres dan dua untuk wapres.

"Yang sudah tidak bisa ditawar lagi adalah jumlah debat kita. Tiga kali utk presiden dan dua kali untuk wakil presiden. Sama persis seperti tahun 2019," tambah Afif.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement