Ia mengadu ke Hayam Wuruk atas hilangnya arca Aksobya yang diduga dicuri oleh orang lain. Namun secara tersurat, Prapanca tak mau menuduh demikian, ia memilih untuk mengajukan protes secara halus mengenai hilangnya arca Aksobya tersebut.
Kebetulan sang raja merupakan penganut agama Siwa, saat itu pun agama Siwa dijadikan agama resmi negara. Rajanya juga memeluk agama Siwa dan berulang kali disebut Girinata. Sementara agama Buddha agak dikesampingkan.
Hilangnya arca Aksobya adalah suatu bukti adanya perasaan tidak senang dari pihak pemeluk agama Siwa kepada agama Buddha. Konon ada persaingan antara agama Buddha dan agama Siwa dalam Kerajaan Majapahit kendati Hayam Wuruk mempunyai program tripaksa.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.