Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Siapakah Sosok Gubernur Legendaris yang Sempat Legalkan Judi dan Kasino untuk Merubah Jakarta Jadi Kota Maju?

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Selasa, 07 November 2023 |22:49 WIB
Siapakah Sosok Gubernur Legendaris yang Sempat Legalkan Judi dan Kasino untuk Merubah Jakarta Jadi Kota Maju?
Ilustrasi untuk sosok gubernur legendaris yang sempat legalkan judi dan kasino (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA- Sosok gubernur legendaris yang sempat legalkan judi dan kasino untuk merubah Jakarta untuk jadi kota maju sangat layak untuk diulas karena inovasinya fenomenal.

 BACA JUGA:

Berdasarkan berbagai sumber, Selasa (7/11/2023), pada zaman pasca kemerdekaan, kehidupan masyarakat Indonesia bisa dibilang masih jauh dari kata layak. Bahkan, di Ibu Kota Jakarta saat itu ada sekitar 4,6 juta orang yang tinggal di pemukiman kumuh, 60% anak-anak tidak sekolah, hingga fasilitas mandi-cuci-kakus tanpa air tersebar dimana-mana. Bahkan, Jakarta pernah disebut sebagai sarang wabah disentri oleh seorang diplomat asing.

Kondisi Jakarta kala itu memang memprihatinkan. Ditambah lagi, anggaran pemerintah hanya sebesar Rp266 juta yang tentunya tidak cukup untuk membangun ibu kota Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Alhasil, seorang gubernur legendaris sempat legalkan judi dan kasino untuk merubah Jakarta jadi kota maju. Siapakah dia?

Ia adalah Ali Sadikin, Gubernur Jakarta ke 7 yang menjabat pada 1966 hingga 1977. Keputusan Bang Ali (sapaan akrabnya) dalam melegalkan perjudian dan kasino di Jakarta bertujuan untuk menambah anggaran pemerintah DKI Jakarta.

Terlebih, wewenang pemungutan pajak atas izin perjudian bagi pengusaha China sebenarnya telah termaktub dalam UU No 11/1957. Namun, hal tersebut urung dilakukan oleh pejabat lain karena berbenturan dengan budaya kaum Muslim yang menganggap judi sebagai hal yang haram.

Ali Sadikin sadar keputusannya melegalkan judi akan berbuntut kontroversi yang panjang. Namun, demi keperluan rakyat Jakarta, ia berani mengambil risiko tersebut.

Ia pun mulai bergerak dengan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) yang melarang judi gelap di wilayah DKI Jakarta pada 26 Juli 1967. Kasino-kasino pun di bangun di kawasan Petak Sembilan, Jakarta Barat. Bang Ali juga memberikan izin pada pengusaha bernama Apyah dan Yo Putshong.

Perjudian Lotto, petak sembilan, dan hwa-hwe yang mulanya sembunyi-sembunyi, saat itu menjadi terang-terangan dilakukan. Bahkan perjudian diramaikan oleh warga Non-China.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement