DEPOK - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengklaim saat ini hanya ada satu kasus terkonfirmasi positif cacar monyet atau Mpox di kota belimbing. Kepala Dinkes Depok, Mary Liziawati menyebut, sebanyak tujuh suspect cacar monyet dinyatakan negatif.
"Masih satu penderita yang positif yang lain kita masih tunggu hasilnya negatif, yang tiga orang, iya (dari 7 suspect) sudah negatif. Jadi kita satu yang konfirmasi positif," ujar Mary kepada wartawan di Pancoran Mas, Depok, Rabu (15/11/2023).
Mary menjelaskan, kondisi pasien terkonfirmasi saat ini sudah bagus. Menurutnya cacar monyet yang masuk ke Indonesia jenis yang ringan kecuali memiliki komorbid atau penyakit bawaan.
"Kondisinya bagus karena memang cacar monyet yang masuk ke Indonesia ini yang jenis ringan kecuali dia punya komorbid atau apa kita haru perhatikan penyakitnya yang lain ini. Kalau dari sisi cacar monyet ini jenis yang ringan mudah-mudahan sih segera membaik," ujarnya.
Mary menjelaskan, puskesmas domisili pasien terkonfirmasi positif cacar monyet diminta untuk memantau proses isolasi mandiri (isoman).
"Kita sudah menitipkan ke Puskesmas setempat untuk melakukan pemantauan karena isoman," tuturnya.
Sebelumnya, cacar monyet atau Mpox saat ini di Indonesia semakin merebak dengan tanda kasus yang kian meningkat. Kasus yang bermula 38 pasien pada 7 November 2023, kini sudah menjadi 42 kasus.
Hal itu pun dibenarkan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid.
“Benar (42 kasus),” kata dr Nadia saat dikonfirmasi MNC Portal pada 12 November 2023.
Rincian kasusnya, seperti diungkap dr. Nadia berada di Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta. Menurut dr Nadia di antara tiga daerah tersebut daerah DKI Jakarta juga menjadi daerah dengan penyebaran tertinggi yaitu 33 pasien.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.