JAKARTA - Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya masih mengusut kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Sejauh ini, penyidik telah memeriksa 91 orang saksi dalam perkara tersebut.
“Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 91 orang saksi,” kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Kamis (16/11/2023).
Selain 91 orang saksi, Ade Safri mengatakan, pihaknya juga telah meminta keterangan terhadap delapan orang saksi dalam mengusut kasus yang juga menyeret nama pimpinan KPK, Firli Bahuri.
“Di antaranya 4 orang ahli hukum pidana, kemudian satu orang ahli hukum acara, kemudian satu orang ahli atau pakar mikroekspresi, kemudian satu orang ahli digital forensik serta satu orang ahli dari ahli bidang multimedia,” ujarnya.
Sebagai informasi kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 12 Agustus 2023 lalu. Pengaduan masyarakat terkait dugaan pemerasan pimpinan KPK dalam penanganan perkara di Kementan pada 2021.
Pihak kepolisian selanjutnya menjalankan serangkaian penyelidikan dengan melakukan klarifikasi dan pengumpulan alat bukti dalam kasus tersebut. Setelah dilakukan gelar perkara, kasus itu naik ke tahap penyidikan pada Jumat (6/10/2023).
Sejauh ini, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah memeriksa puluhan saksi terkait kasus dugaan pemerasan tersebut yang menyeret nama Firli Bahuri.
(Awaludin)