Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Pendukung Israel dengan Palestina Bentrok di Bitung, Masyarakat Jangan Terprovokasi

Nanda Aria , Jurnalis-Senin, 27 November 2023 |08:08 WIB
5 Fakta Pendukung Israel dengan Palestina Bentrok di Bitung, Masyarakat Jangan Terprovokasi
Pendukung Israel dalam bentrok di Bitung/Foto: Tangkapan layar
A
A
A

 

BITUNG - Bentrokan antar dua kelompok pendukung pro Palestina dan pro Israel pecah di pusat Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). Video bentrokan yang terjadi Sabtu (25/11/2023) sore itu, viral di media sosial.

Berikut fakta-faktanya: 

 BACA JUGA:

1. Masing-masing kelompok bawa atribut Israel dan Palestina

Dalam video akun X @sharkiej, terlihat beberapa orang terlibat saling menyerang. Tampak dari masing-masing kelompok yang terlibat bentrokan itu mengenakan atribut dan membawa bendera sambil berlarian.

Dalam video tersebut terlihat dan disebutkan ada korban luka-luka di masing-masing kelompok yang terlibat.

 BACA JUGA:

2. Bentrokan bikin warga takut

Unggahan tersebut menuai ragam komentar dan banyak diunggah ulang akun lain.

"Sumpah takut banget, soalnya rumahku deket tempat kejadian, tetangga pada luka-luka dibuat sama mereka," tulis akun @sharkiej dikutip Minggu (26/11/2023).

3. Polisi masih selidiki penyebab bentrok

Menanggapi hal tersebut, pemerintah setempat maupun kepolisian setempat belum bisa menjelaskan secara detail terkait penyebab bentrokan yang dikabarkan menimbulkan korban jiwa itu.

Namun, pemerintah dan aparat setempat menyebut bahwa bentrokan yang terjadi pada Sabtu petang tersebut sudah kondusif dan situasi terkendali.

"Menyikapi perkembangan terkini di kota Bitung saat ini Sabtu 25 November 2023 pukul 19.50 WITA, Pusat Kota Bitung dalam keadaan kondusif dan aman terkendali," ungkap Wali Kota Bitung Maurits Mantiri saat dikonfirmasi.

4. Ajak masyarakat jaga kondusifitas

Maurits pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi dan kondusifitas di tengah masyarakat. Dia pun meminta agar masyarakat tak menyebar foto maupun video yang dapat memantik perpecahan.

 BACA JUGA:

"Untuk itu atas nama Pemerintah kami menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Bitung untuk bersama-sama menjaga situasi dan kondisi tetap kondusif," ujarnya.

"Dukung upaya pemerintah dengan tidak menyebarkan foto dan video provokatif. Mari bersama-sama menjaga lingkungan, menegur, dan mendamaikan agar tidak terprovokasi oleh oknum yang ingin menciptakan perpecahan di Kota Tercinta ini," sambungnya.

5. Polisi apresiasi tokoh agama yang tak terpancing

Hal senada diungkapkan Kapolres Bitung AKBP Tommy Bambang Souissa. Bahkan ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Bitung khususnya dan masyarakat Sulut pada umumnya yang mau menjaga situasi kembali kondusif.

 BACA JUGA:

"Kami berterimakasih untuk masyarakat Bitung khususnya bisa sama-sama menjaga situasi yang saat ini sudah kondusif," ujar Tommy kepada awak media.

"Utamanya para tokoh agama yang sudah berkomitmen menjaga warganya dan tidak mudah terprovokasi dengan isu atau hoax yang beredar," pungkasnya.

(Nanda Aria)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement