JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah pernah melakukan pertemuan dengan mantan Ketua KPK Agus Rahardjo. Agus mangaku diminta untuk menghentikan kasus KTP elektronik yang menjerat Setya Novanto.
Jokowi pun mempersilahkan pihak-pihak untuk mengecek langsung jadwal pertemuan dengan Agus kepada Kementerian Sekretariat Negara.
"Saya suruh cek, saya sehari kan berapa puluh pertemuan. Saya suruh cek di Setneg gak ada agenda, yang di Setneg gak ada. Tolong di cek lagi aja," kata Jokowi kepada wartawan di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (4/12/2023).
Jokowi juga menegaskan bahwa tidak ada intervensi dirinya pada hukuman untuk Setnov. Hal tersebut terbukti saat Setnov tetap dihukum berat selama 15 tahun bui.
"Yang kedua buktinya proses hukum berjalan, yang ketiga pak Setya Novanto sudah dihukum divonis dihukum berat 15 tahun," kata Jokowi.