Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menlu AS Tegaskan Israel Harus Hilangkan Ancaman Hizbullah di Utara

Susi Susanti , Jurnalis-Selasa, 12 Desember 2023 |08:06 WIB
Menlu AS Tegaskan Israel Harus Hilangkan Ancaman Hizbullah di Utara
Menlu AS tegaskan Israel harus hilangkan ancaman Hizbullah di utara (Foto: AP)
A
A
A

ISRAEL - Benny Gantz, anggota kabinet perang Israel, telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken tentang meningkatnya agresi dan meningkatnya serangan Hizbullah yang didukung Iran terhadap Israel.

Dia mengatakan Israel harus menghilangkan ancaman dari penduduk sipil di Israel utara.

Dia meminta komunitas internasional untuk bertindak guna memastikan bahwa “Negara Lebanon menghentikan agresi yang berdekatan dengan perbatasan”, tulis Gantz di X, sebelumnya Twitter.

Sejak Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober lalu dan Israel memulai serangan balasan di Gaza, Hizbullah sering menargetkan Israel dari seberang perbatasan di Lebanon. Hizbullah berpengaruh secara politik dan mengendalikan angkatan bersenjata paling kuat di Lebanon, dan merupakan pendukung setia Hamas.

Gantz juga berterima kasih kepada Blinken atas veto AS terhadap resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (8/12/2023) yang menyerukan gencatan senjata kemanusiaan segera di Gaza.

Seperti diketahui, Israel terus meningkatkan serangan di Gaza. Daniel Hagari, juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF), telah memberikan informasi terkini mengenai operasinya di Gaza, mengatakan militernya telah "meningkatkan" serangan terhadap basis Hamas di Jalur Gaza.

Dia mengatakan IDF akan fokus mencari markas Hamas di Khan Younis, dan akan terus menerapkan tekanan militer sampai mereka menghancurkan infrastruktur Hamas di kota tersebut.

Militer Israel telah mengeluarkan perintah evakuasi di bagian tengah Khan Younis di selatan Gaza, mendesak warga sipil untuk pindah lebih dekat ke perbatasan Mesir.

Hagari mengatakan lebih dari 500 anggota Hamas dan kelompok Jihad Islam telah ditangkap di seluruh Jalur Gaza dalam sebulan terakhir, 140 di antaranya ditangkap setelah gencatan senjata selama tujuh hari berakhir.

Sebelumnya, pasukan Israel dan Hamas terlibat dalam pertempuran hebat pada Senin (11/12/2023) di Khan Younis dan sekitarnya di bagian selatan Jalur Gaza. Sementara itu pertempuran terus berlangsung di Kota Gaza di bagian utara jalur itu.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement