Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sejarah dan Asal Usul Slipi

Clarissa Andarini , Jurnalis-Rabu, 13 Desember 2023 |16:02 WIB
Sejarah dan Asal Usul Slipi
Ilustrasi/Foto: Okezone
A
A
A

 

JAKARTA - Sebagai kelurahan yang terletak di kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Slipi sebuah nama yang mungkin terdengar familiar bagi sebagian besar orang. Kawasan ini bukan hanya sekadar suatu lokasi di ibu kota Indonesia, tetapi juga menyimpan cerita.

Berikut sejarah dan asal usul Slipi, mengungkap cerita yang membentuk identitas kota ini.

 BACA JUGA:

Sejarah Kawasan Slipi

Slipi bukan hanya nama yang terdengar biasa. Asal usul nama ini merujuk pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Daendels hingga tahun 1811. Pada masa itu, pelabuhan Sunda Kelapa dianggap tidak lagi aman karena sering terjadi pemberontakan oleh warga Indonesia.

Sebagai respons terhadap situasi ini, Gubernur Jenderal Daendels menetapkan Slipi sebagai kawasan niaga yang lebih netral. Ketetapan ini sekaligus membuka babak baru dalam sejarah Slipi. Kawasan ini tidak hanya menjadi tempat paling netral dalam konteks ekonomi, tetapi juga menjadi panggung bagi kemajuan multi-etnis di wilayah tersebut.

 BACA JUGA:

Pembuat kebijakan pada saat itu, seperti Gubernur Thomas Stamford Raffles, terlibat dalam merancang kebijakan ekonomi yang akan membentuk Pulau Jawa, dengan Slipi sebagai salah satu pusatnya.

Asal Usul Nama Slipi

Selain sejarahnya yang kaya, Slipi juga memiliki cerita menarik tentang asal usul namanya. Pada era 1970-1980-an, muncul istilah Bunderan Slipi karena bentuknya yang melingkar. Namun, masyarakat sekitar juga memiliki versi yang unik terkait nama Slipi.

Dikatakan bahwa karena bentuknya yang melingkar dan lalu lintasnya yang seringkali macet, pengendara menjadi mudah ngantuk. Meskipun terdengar seperti gurauan, muncul dugaan bahwa nama Slipi berasal dari kata sleepy yang berarti ngantuk atau tidur.

Meskipun tidak ada catatan resmi yang mengkonfirmasi asal usulnya, cerita-cerita seperti ini menjadi bagian dari keberagaman narasi yang mengelilingi Slipi.

Tantangan dan Harapan Masa Depan Slipi

Sebagai bagian dari ibu kota Indonesia, Slipi tidak terlepas dari tantangan masa depan. Urbanisasi, perkembangan infrastruktur, dan perubahan sosial ekonomi adalah beberapa faktor yang perlu dihadapi. Dalam menjawab tantangan ini, penting untuk mempertahankan sejarah dan warisan budaya Slipi sambil menjalankan pembangunan yang berkelanjutan.

 BACA JUGA:

Partisipasi aktif masyarakat, pemangku kepentingan, dan pemerintah menjadi kunci untuk merancang masa depan Slipi yang seimbang dan berkelanjutan. Keberlanjutan sebagai pusat niaga, keberagaman, dan identitas uniknya adalah aset yang perlu dijaga dan diperkuat.

Itulah sejarah dan asal usul Slipi. Sebagai bagian integral dari Jakarta, Slipi terus menghadapi tantangan masa depan, tetapi sejarah dan keberagamannya tetap menjadi aset yang memperkaya identitas kota yang terus berkembang ini.

(Nanda Aria)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement