JAKARTA - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan tengah merawat tiga pasien positif pengidap Covid-19 pada bulan Desember 2023 ini. Ketiga pasien tersebut sampai saat ini masih dalam kondisi stabil namun masih menjalani perawatan khusus di ruangan emergency crisis atau ruangan khusus infeksi RSUP Persahabatan.
Demikian disampaikan oleh Direktur Utama RSUP Persahabatan, dr. Agus Dwi Susanto. Dia menegaskan kondisi ketiganya tidak mengalami situasi yang buruk karena masih dalam keadaan stabil.
"Untuk pasien covid di RSUP Persahabatan ini pada bulan Desember, kami sempat merawat pasien Covid-19 dengan derajat sedang. Ada tiga pasien dan semuanya stabil sehingga bisa diatasi dan tidak ada kondisi yang memburuk," ujar Agus di RSUP Persahabatan, Kamis (14/12/2023).
Meski demikian, Agus mengimbau kepada masyarakat agar tetap mewaspadai merebaknya kembali Covid-19 ini, khususnya pada penderita comorbid atau pengidap penyakit dasar seperti pasien jantung, pasien paru-paru dan lainnya.
"Kalau kita bicara terhadap kasus Covid-19 ini, tentunya perlu kewaspadaan masyarakat terutama kelompok beresiko tinggi. Kelompok beresiko tinggi ini memiliki potensi terjadinya gejala-gejala pernafasan pada pasien yang jika terkena Covid-19 justru menjadi lebih berat," jelas Agus.
Seperti diketahui, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memberikan laporan bahwa ditemukan 80 kasus pasien positif Covid-19 di DKI Jakarta, terhitung sejak 27 November hingga 3 Desember 2023.
Sebanyak 90 Persen pasien bergejala ringan dan 10 Persen pasien bergejala sedang, kini para pasien tersebut sedang menjalani perawatan di rumah sakit, serta dalam kondisi aman terkendali.
Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ngabila Salama pun menjelaskan Covid-19 yang terjadi di Indonesia sudah menjadi endemi sejak Juni 2023. Artinya, tanggung jawab utama kesehatan ada pada diri tiap-tiap individu.
“Pemerintah (saat ini) mengimbau dan menyediakan. Meskipun sejauh ini belum dibutuhkan pembatasan aktivitas, tetapi pemerintah tidak akan berhenti untuk mengimbau dan menyediakan,” kata Ngabila lewat keterangan tertulis, Senin (11/12/2023).
Lebih lanjut, Ngabila juga melaporkan pada bulan Desember 2023 ini juga ada dua kasus kematian akibat Covid-19.
"DKI Jakarta menemukan 2 kematian positif Covid-19 pada Desember 2023, setelah sebelumnya selama 2 bulan berturut-turut (Oktober dan November) tidak ada catatan kematian Covid-19 di DKI," kata Ngabila.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.