JAKARTA - Sejumlah massa yang mengatasnamakan Aktivis Sumsel Jakarta menggeruduk Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, saat sidang praperadilan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Firli Bahuri. Massa meminta hakim menerima gugatan praperadilan yang dimohonkan, pada Jumat (15/12/2023).
Koordinator Lapangan Aktivis Sumsel Jakarta, Harda Belly mengatakan, ada dugaan kriminalisasi dan rekayasa hukum yang disematkan kepada Firli.
“Keberhasilan Firli Bahuri sebagai ketua KPK dalam memberantas korupsi telah membuat banyak pihak merasa terganggu. Kasus korupsi dari kelas teri sampai kelas kakap dibabat habis,” ujar Harda dalam keterangannya.
Kata dia, semestinya KPK di bawah kepemimpinan Firli mendapatkan dukungan dari semua kalangan. Bukan malah sebaliknya, koruptor bersatu menyerang balik untuk melemahkan KPK. Dia tidak yakin Firli diduga memeras mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasil Limpo.