Lebih lanjut, Eks Ketua PB HMI Periode 18/20 Bidang Hubungan Internasional ini juga menegaskan bahwa perkataan ‘Ndasmu Etik’ berpotensi memicu konflik di masyarakat sebab mengartikan etika sebagai sesuatu yang dianggap remeh.
“Padahal Bapak Joko Widodo selalu mengatakan bahwa Indonesia itu sangat kental dengan adat ketimuran dan mengedepankan sopan santun serta etika,” ujarnya.
Sebelumnya, Capres Prabowo mengutarakan kalimat ‘Ndasmu Etik’ itu dalam Rapat Koordinasi Nasional Partai Gerindra pada 15 Desember 2023 lalu.
Pernyataan itu mendapat respons negatif berbagai pihak sebab dianggap menghina etika masyarakat Indonesia.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.