Patrick Proctor, yang merupakan tunangan Joanna Parrish pada saat pembunuhan tersebut terjadi, menggambarkan hukuman tersebut sebagai “pengakuan yang sudah lama tertunda oleh sistem peradilan Prancis bahwa terdakwa bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut”.
Dia menyatakan penyesalannya atas penyelidikan polisi pada saat itu “terputus-putus dan tidak profesional” dan mengatakan pihak-pihak yang terlibat “akan terus merasakan kerugian ini selama sisa hidup kita”.
Saudara tiri Estelle Mouzin, Estelle Poisson, berkata: “Itu dia, keadilan telah diberikan.”
“Dua puluh tahun – sungguh mengherankan betapa lamanya kita harus menunggu jawaban. Tapi akhirnya kami berharap putusan ini sedikit demi sedikit bisa meringankan penderitaan kami,” ujarnya.
Sepanjang persidangan, jaksa menyoroti strategi Olivier untuk mendapatkan kepercayaan dari Domece dan Parrish mengetahui mereka akan dibunuh, serta keputusannya untuk tetap diam mengenai pembunuhan Estelle Mouzin.
Dia sering mengaku “tidak tahu” atau “tidak ingat” ketika ditanya tentang aspek-aspek spesifik dari suatu kasus, sebuah sikap yang menyulitkan pengadilan untuk memberikan penjelasan baru tentang keadaan kematian para korban.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.