Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terus Alami Sentimen Positif Usai Debat, TPN Yakin Ganjar-Mahfud Menang Putaran Pertama

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Rabu, 27 Desember 2023 |20:14 WIB
Terus Alami Sentimen Positif Usai Debat, TPN Yakin Ganjar-Mahfud Menang Putaran Pertama
TPN Ganjar-Mahfud MD (Foto: MPI)
A
A
A

 

JAKARTA - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud meyakini Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 bisa terjadi dua putaran. Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 3 juga diyakini bisa menang pada putaran pertama untuk lolos pada putaran kedua.

Deputi Politik 5.0 TPN Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto menjelaskan, keyakinan itu didasari lantaran pasangan yang diusung oleh Partai Perindo itu terus alami sentimen positif pasca debat pertama dan kedua pilpres.

Dari data internal yang diolah melalui media analytic selama sepekan terakhir, kata Andi, sentimen positif ke Ganjar dan Mahfud terus terjadi. Bahkan, sentimen negatif Ganjar dan Mahfud tak sampai menyentuh angka 20%.

"Untuk saya yang memakai media analytic ini sejak 2018 juga agak kaget dengan datanya, karena Mas Ganjar sentimen positifnya tembus 40% di angka 41,2%. Lalu Pak Mahfud sentimen positifnya di 38,4%. Negatifnya Mas Ganjar ada di angka 15%, negatifnya pak Mahfud ada di 18,6%" terang Andi saat jumpa pers di Media Lounge TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Rabu (27/12/2023).

Andi berkata, tren sentimen positif Ganjar-Mahfud tak seperti kandidat lainnya. Pasangan Nomor Urut 1, misalnya, sentimen positif Anies Baswedan tak terlalu tinggi. Sementara Muhaimin Iskandar sentimen negatifnya terbilang cukup tinggi.

"Mas Anies sejak tanggal 24 Desesember sampai 27 Desember sentimennya relatif positif di angka 23,6. Sementara kalau kayak Cak Imin sentimennya masih negatif, sentimen negatifnya di 30,6% sama persis dengan Pak Prabowo. Sementara Mas Gibran sentimen negatifnya di 28,3% sentimen positifnya 17,9%" kata Andi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement