Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengaruh Kerajaan Majapahit Melemah Usai Kematian Gajah Mada

Avirista Midaada , Jurnalis-Jum'at, 29 Desember 2023 |05:44 WIB
Pengaruh Kerajaan Majapahit Melemah Usai Kematian Gajah Mada
Pengaruh Kerajaan Majapahit melemah usai kematian Gajah Mada. (Okezone)
A
A
A

PENGARUH Gajah Mada sebagai Mahapatih Kerajaan Majapahit begitu kuat. Bahkan semenjak Gajah Mada mangkat, satu per satu wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit mulai memisahkan diri. Beberapa wilayah yang dulu disatukan dalam Sumpah Palapa-nya, juga ikut memisahkan diri.

Kerajaan Majapahit konon mengalami kerugian besar usai kematian Gajah Mada. Pemerintah Majapahit yang dahulu disegani wilayah-wilayah kekuasaan menjadi melemah dan diremehkan.

Karena itu, pemerintah pusat Majapahit kehilangan pejabat yang sangat disegani oleh para pembesar daerah jajahan. Hubungan antara pemerintah pusat dan daerah mulai kendor, sebagaimana dikutip dari "Runtuhnya Kerajaan Hindu Jawa dan Timbulnya Negara-negara Islam di Nusantara".

Kerajaan-kerajaan di Sumatra yang sebelumnya tunduk patuh kepada Majapahit, mulai melepaskan diri dari penjajahan Majapahit. Kerajaan San- fo-ts'i atau Kerajaan Sriwijaya pecah menjadi tiga, yakni Palembang, Dharmacraya, dan Pagarruyung (Minangkabau) pada tahun 1371, tujuh tahun sepeninggal Gadjah Mada.

Pada abad ke-15, Tanjung Pura (Kalimantan) mengadakan hubungan secara bebas dengan Tiongkok, suatu tanda bahwa ikatan dengan Majapahit telah putus. Negara-negara jajahan yang jauh letaknya dari pusat tidak lagi terurus, karena di pusat kerajaan Majapahit terjadi perebutan kekuasaan antara para anggota keluarga raja. Orang yang disegani baik di pusat maupun di daerah telah mangkat. Tidak ada lagi orang yang mampu mengendalikan nafsu para pembesar di pusat dan di daerah.

Memang pada saat pelaksanaan gagasan Nusantara yang dipimpin sendiri oleh patih Amangkubhumi Gajah Mada, semangat nasional orang Majapahit masih sangat tebal. Segala kekuatan dikerahkan untuk memperluas daerah jajahan yang memberikan keuntungan materiil kepada orang Majapahit.

Penguasa kota-kota pelabuhan di berbagai pulau di Nusantara mempermudah penguasaan perdagangan yang dilakukan oleh orang-orang Majapahit, dengan daerah-daerah jajahan yang kaya raya akan hasil bumi dan produksi lainnya. Orang Majapahit boleh dikatakan menguasai sepenuhnya perdagangan di darat dan di lautan di seluruh Nusantara.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement