Keesokan harinya, masih dilanjut dengan program utama 'Peluru Tak Terkendali' dengan turun ke masyarakat untuk melakukan canvasing dan penempelan stiker serta kalender bersama beberapa teman-teman dari PDIP.
Mereka berharap kegiatan ini mendapatkan respon balik dari program paslon nomor 3 dari satu keluarga satu sarjana dan KTP sakti. Cukup disambut dengan antusiasme yang bagus di kalangan masyarakat.
Pada tanggal 29 desember rangkaian kegiatan Peluru Tak Terkendali kembali ke Jakarta untuk menghadiri rapat seluruh relawan di Jakarta. Young Lex cukup berhasil memberikan edukasi kepada teman-teman Peluru Tak Terkendali bagaimana membangkitkan semangat politik dan aktifisme dikalangan anak muda dengan berbasis kesadaran dan rasionalisme.
(Awaludin)