BATANG - Calon presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menyerap aspirasi para sopir truk di Terminal Limpung, Kabupaten Batang, pada Rabu (17/1/2024). Menariknya, mantan gubernur Jawa Tengah dua periode itu mendengarkan keluhan mereka sambil ngopi di salah satu warung sederhana warga setempat.
Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, Ganjar langsung disambut meriah oleh para sopir truk dan sejumlah warga di Terminal Limpung. Dia kemudian sempat menaiki salah satu mobil truk yang sedang tidak beroperasi.
Setelah itu, Ganjar mendengarkan aspirasi perwakilan sopir truk di salah satu warung milik warga setempat yang terlihat sangat sederhana. Capres nomor urut 3 itu kemudian menyeruput secangkir kopi sambil mendengarkan keluhan mereka.
Samari, sopir truk yang sudah 20 tahun mengemudi di sekitar Terminal Limpung bercerita kepada MNC Portal Indonesia. Dia mengaku sangat senang Ganjar bisa berkunjung dan mendengarkan aspirasi para sopir truk di sana.
"Saya hampir 20 tahun jadi supir truk di Terminal Limpung. Terima kasih pak Ganjar sudah menghampiri terminal ini," ujar Samari saat diwawancarai MNC Portal Indonesia di lokasi.
Sementara itu, sopir truk lainnya berkeluh kesah kepada Ganjar soal belum adanya aturan alias undang-undang yang melindungi mereka. Di sisi lain, mereka sudah mentaati setiap regulasi yang ada dari pemerintah daerah.
"Kami selaku pengemudi sebenarnya apa yang diharapkan pemerintah kita sinkron pak, sesuai dan taat, patuh dan taat kepada aturan-aturan yang ada. Cuman sekarang pengemudi khususnya angkutan barang kami itu sangat kesusahan pak karena tidak ada perlindungan, tidak ada undang-undang yang melindungi pengemudi," kata sopir truk lainnya.
Ada juga sopir truk lain yang bercerita soal Over Dimensi Over Loading (ODOL) atau melebihi kapasitas hingga soal pungutan liar (pungli). Ganjar pun memberikan tanggapan dan berkomitmen untuk memberantas hal itu.
"Kawan-kawan truk ini menarik buat saya karena pernah kejadian luar biasa di Batang, di jembatan Timbang Subah pada 2014, ada seseorang masuk di jembatan Timbang dan ngamuk di sana karena pungli," kata Ganjar.
"Surprise setelah sekian tahun kmudian saya didatangi para sopir truk di banyak tempat dari seluruh Jawa, dia hanya mnyampaikan pak ganjar terima kasih sekarang kami di Jawa tengah tidak lg ada pungli di jemb Timbang," jelasnya.
"Saya titipkan oke punglinya kita berantas tapi anda jangan odol ya, over dimensi over load agar di jalan raya selamat, dirinya selamat, mas selamat," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.