Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Debat Pilpres Keempat soal Lingkungan, Simak Visi Hijau Mahfud MD

Khafid Mardiyansyah , Jurnalis-Jum'at, 19 Januari 2024 |12:57 WIB
Debat Pilpres Keempat soal Lingkungan, Simak Visi Hijau Mahfud MD
A
A
A

JAKARTA – Debat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 akan digelar keempat kalinya pada Minggu (21/1/2024) pukul 19.00 WIB.

Debat keempat Pemilu 2024 akan mempertemukan para calon wakil presiden (cawapres). Debat kali ini mengangkat tema energi, sumber daya alam, sumber daya manusia, pajak karbon, lingkungan hidup dan agraria, serta masyarakat adat.

Wakil Deputi II Generasi Y dan Z Tim Pemenangan Muda (TPM) Ganjar-Mahfud, Achyar Al Rasyid menyerukan kepada para Tim Pemenangan Muda, Relawan dan Pendukung Ganjar-Mahfud untuk menyebarkan Visi-Misi dan Program-Program Ganjar-Mahfud di seluruh media sosial dalam rangka menyambut debat Cawapres.

“Saya meminta kepada seluruh pendukung Ganjar-Mahfud untuk menyemarakan debat cawapres dengan mengupdate program-program Ganjar-Mahfud yang bisa di download https://visimisiganjarmahfud.id , atau bisa juga membuat dengan kreatifitas sendiri”, ujar Achyar Al Rasyid.

Achyar juga menyakini program-program Ganjar-Mahfud terkait tema debat kali ini sangat komprehensif dibanding dengan program-program capres-cawapres yang lain.

Selanjutnya ketika ditanyain terkait dengan tema debat, achyar mengatakan bahwa Ganjar-Mahfud berkomitmen terhadap meningkatkan proporsi energi terbarukan (EBT) dalam matriks energi nasional menjadi 30% pada tahun 2030 sesuai dengan kesepakatan Paris Agreement.

Achyar Al Rasyid juga mengungkapkan bahwa masalah hutan di Indonesia juga masih menjadi aspek yang sangat krusial. Contoh nyata proyek strategis nasional “Food Estate” banyak menuai kritikan yang justru memunculkan krisis iklim. Greenpeace Indonesia menyebut bahwa 3 juta hektar hutan berpotensi hilang akibat proyek tersebut.

Ganjar-Mahfud fokus pada pemulihan hutan di Indonesia yang rusak menjadi lahan produktif dengan melibatkan masyarakat adat dalam program restorasi hutan dan mendorong kebijakan yang mendukung penggunaan lahan yang berkelanjutan.

Achyar Al Rasyid yang juga mengatakan bahwa data dari Inspektur Panas Bumi Ditjen EBTKE (Kementerian ESDM) masih tinggi. Tercatat ketergantungan penggunaan energi di Indonesia terhadap minyak bumi masih 32,2%. Sementara ketergantungan pada Batu Bara 37,2% dan Gas 18,9%. Melalui inisiatif pemberian insentif fiskal bagi aktor-aktor yang berinvestasi dalam energi terbarukan, dan membangun infrastruktur untuk mendukung pengembangan sumber energi terbarukan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement