Igat juga sempat melihat potret sentimen positif di media masa saat debat ke-2 pilpres, yang dimana Mahfud menduduki posisi pertama. Menurut dia salah satu faktor Mahfud bisa menguasai debat karena mampu mengendalikan ekspresi emosi.
"Hal itu telah beliau tunjukkan saat debat sebelumnya. Dari hasil riset perbincangan di media sosial selama debat, Prof Mahfud mendapat sentimen positif tertinggi sekitar 65 persen. Sementara Gibran 48 persen dan Muhaimin 33 persen," kata Igat.
Dia menjelaskan, dalam tema Pembangunan Berkelanjutan pasangan nomor urut tiga, Ganjar-Mahfud berkomitmen kalau pembangunan bukanlah semata fisik yang mengabaikan lingkungan serta kebermanfaatan untuk jangka panjang. Infrastruktur untuk konektifitas tetap akan dilanjutkan dengan optimalisasi nilai tambah bagi masyarakat sekitar.
BACA JUGA:
"Pembangunan mesti benar-benar berdampak ganda untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan lahirnya pusat-pusat kegiatan ekonomi bukan malah memarginalkan masyarakat sekitar proyek," sambungnya.