Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Seorang Ibu Dipenjara 18 Bulan Usai Telantarkan Anaknya Usia 9 Tahun Selama 2 Tahun, Bertahan Hidup Makan Kue

Susi Susanti , Jurnalis-Rabu, 24 Januari 2024 |17:09 WIB
Seorang Ibu Dipenjara 18 Bulan Usai Telantarkan Anaknya Usia 9 Tahun Selama 2 Tahun, Bertahan Hidup Makan Kue
Seorang ibu dipenjara 18 bulan karena telantarkan anak berusia 9 tahun selama 2 tahun di apartemen (Fogto: BFMTV)
A
A
A

PARIS - Seorang ibu di Prancis dijatuhi hukuman penjara selama 18 bulan pada minggu lalu karena menelantarkan anaknya yang berusia 9 tahun.

BFMTV melaporkan bahwa anak laki-laki tersebut ditinggalkan sendirian di apartemen keluarganya di kota Nersac di wilayah Charente selama dua tahun, dari 2020 hingga 2022. Anak itu hanya bertahan hidup dengan memakan kue, makanan kaleng, dan tomat curian.

Ibu dari anak tersebut tinggal bersama pasangannya di apartemen lain yang berjarak lima kilometer (3,1 mil) dan hanya akan mengunjungi anak tersebut “dari waktu ke waktu”.

Walikota Nersac, Barbara Couturier, seperti dilansir BFMTV, mengatakan anak tersebut seringkali tidak mendapat air panas atau pemanas. Meski begitu, dia tetap bersekolah selama ini dan menjadi murid yang baik.

Couturier mengatakan dia memberi tahu polisi setempat dan nasional tentang situasi tersebut setelah ibu tersebut meminta layanan sosial untuk membantu membeli makanan.

“Saya bertemu ibunya pada Mei 2022. Dia datang untuk memberi tahu kami bahwa dia memiliki masalah keuangan, dan kami memberinya empat voucher makanan, tapi dia malah mengambil beberapa produk makanan olahan sehingga membuat saya curiga. Beberapa warga bercerita kepada saya bahwa ada seorang anak yang tinggal sendirian, jadi saya menghubungkan kedua hal tersebut dan saya menelepon polisi setempat dan polisi nasional,” jelas Couturier.

Couturier mengatakan, anak tersebut dirawat oleh dinas sosial sejak 19 September 2022.

(Susi Susanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement