Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menteri dari PDIP Dilarang Mundur oleh Megawati, Yasonna Laoly : Kita Menuruti Saja

Nur Khabibi , Jurnalis-Jum'at, 26 Januari 2024 |15:30 WIB
Menteri dari PDIP Dilarang Mundur oleh Megawati, Yasonna Laoly : Kita Menuruti Saja
Menkumham Yasonna H Laoly memberi keterangan pers (Foto: MPI/Nur Khabibi)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) yang juga politikus PDI Perjuangan, Yasonna H Laoly menyatakan patuh terhadap instruksi ketua umum partainya Megawati Soekarnoputi yang meminta dirinya tidak mundur dari Kabinet Indonesia Maju.

Instruksi tersebut sebelumnya disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto berdasarkan arahan Megawati di mana menteri dari PDIP dilarang mundur dari kabinet Presiden Jokowi, sekalipun sikap politik PDIP dengan PDIP sekarang mulai beda jalan.

"Ya kalau sudah pak Sekjen (PDIP) yang bilang kan sudah arahan partai, kita menuruti apa saja," kata Yasonna usai Upacara Hari Bhakti Imigrasi ke-74 di Jakarta, Jumat (26/1/2024).

 BACA JUGA:

Sebelumnya Hasto Kristiyanto mengungkapkan ada menteri dari PDIP siap mundur dari Kabinet Indonesia Maju. Hal itu berkaitan dengan situasi politik di tengah Pemilu 2024.

Namun, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menginstruksikan kadernya tidak mundur dari menteri karena dikhawatirkan akan timbul gangguan pada stabilitas pemerintahan.

"Jadi meskipun ada yang pernah mengatakan 'kami siap angkat koper', tapi buat ibu (Megawati) stabilitas pemerintahan itu kan sangat penting," kata Hasto di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 23 Januari 2024.

 BACA JUGA:

Sebaliknya, menurut Hasto, Megawati menginginkan menteri dari PDIP harus melihat kepentingan bangsa dan negara. Sehingga, kata dia, kerja nyata terhadap rakyat tidak boleh terganggu hanya karena kontestasi Pemilu.

"Karena ujung-ujungnya kan rakyat. Pemilu itu kan sudah biasa kita ikuti, setiap lima tahun. Sehingga yang penting adalah bagaimana meningkatkan kualitas Pemilu itu," ungkapnya.

"Menteri bertanggung jawab kepada rakyat, bangsa dan negara sebagai pembantu Presiden. Kepentingan rakyat akan diutamakan," tegas dia.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement