Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Begini Cara Ganjar Atasi Masalah Tingginya Harga Akses Transportasi ke Maluku dan Banda Neira

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Selasa, 30 Januari 2024 |16:06 WIB
 Begini Cara Ganjar Atasi Masalah Tingginya Harga Akses Transportasi ke Maluku dan Banda Neira
Capres Nomor urut 3, Ganjar Pranowo (foto: dok MPI)
A
A
A

AMBON - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo bicara terkait cara menangani harga akses transportasi di Provinsi Maluku, terkhusus Pulau Banda Neira. Menurutnya, perlu penanganan asimetris untuk atasi mahalnya harga transportasi di wilayah tersebut.

"Tata kelolanya mesti asimetris ya, kalau otonomi daerahnya mesti asimetris, sehingga jangan disamakan seluruh potensi yang ada. Ini ya berlaku aturan yang sama, karena cirinya berbeda-beda," kata Ganjar saat ditemui di Pulau Banda Neira, Maluku, Selasa (30/1/2024).

Atas dasar itu, ia merasa, ada dua hal untuk memeberikan akses transportasi untuk wilayah kepulauan seperti Maluku dan Banda Neira. Keduanya, akses transportasi laut maupun udara.

"Maka itulah pentingnya membuat perlakuan khusus atau special treatment untuk daerah-daerah ini dengan afirmasi-afirmasi," terang Ganjar

Untuk mewujudkan itu, Ganjar merasa swasta bakal gamang berinvestasi. Atas dasar itu, ia merasa perlu melibatkan BUMN untuk menjadi pelopor perbaikan tata kelola transportasi di daerah kepulauan.

"Jadi apa? Kapal Pelni ditambah, atau penerbangan perintis masuk dulu sampai kemudian bagus. Negara pelan-pelan keluar, terus kemudian swasta boleh masuk, atau kemudian ya berkolaborasi atau berkompetisi juga boleh," kata Ganjar.

"Itu yang mesti dilakukan dengan potensi yang sehebat ini loh. tadi aja banyak orang dari Inggris dari Belanda yang lagi riset gitu Dia melihat kondisi ini dan membayangkan sekian ratus tahun yang lalu," tandasnya.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement