Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KSAD Tegaskan Tak Ada Intimidasi ke Rakyat Selama Pemilu 2024

Riana Rizkia , Jurnalis-Senin, 05 Februari 2024 |14:05 WIB
KSAD Tegaskan Tak Ada Intimidasi ke Rakyat Selama Pemilu 2024
KSAD Maruli Simanjuntak (Foto : Setpres)
A
A
A

 

JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa hingga saat ini, tidak ada intimidasi yang dilakukan anggota TNI kepada masyarakat selama masa Pemilu 2024.

Maruli menjelaskan, pernyataannya tersebut didukung dengan tidak adanya laporan atas intimidasi yang dilakukan anggota TNI.

"Ya kalau pendapat saya sih kalau memang tidak ada hal yang dilaporkan, saya menganggap itu tidak ada," katanya kepada wartawan, Senin (5/2/2024).

Adapun hal itu disampaikan Maruli untuk menanggapi pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri yang meminta agar TNI-Polri tidak melakukan intimidasi kepada rakyat.

"Ya kalau buktinya (berupa) kata-kata, kita sulit (menindaklanjuti) yang mana anggota kita yang mengancam," katanya.

Maruli menegaskan, jika ada bukti, maka pihaknya tidak segan memberikan sanksi. Ia pun mencontohkan Pakta Integritas soal dukungan ke capres-cawapres nomor urut 3 yakni Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Adapun pakta Integritas itu diteken Penjabat (Pj) Bupati Sorong Yan Piet Moso dan Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Papua Barat Brigjen TNI KSP Silaban.

"Ya kan waktu itu di Sorong, itu ternyata anggota TNI yang sedang ada kegiatan di instansi lain. Langsung kita tarik, kita tanya-tanya, bagaimana sebetulnya kejadian tersebut dan lagi dalam proses," katanya.

"Itu saja baru liat surat saja kita langsung panggil, apalagi kalau ada yang punya video, ada bukti lain, ya mungkin akan kita tindaklanjuti sesuai bidang kami di AD," sambungnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement