Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bantuan Beras Pemerintah Numpuk di Kantor Desa, Kades di Lebak Kebingungan

Fariz Abdullah , Jurnalis-Jum'at, 09 Februari 2024 |13:32 WIB
 Bantuan Beras Pemerintah Numpuk di Kantor Desa, Kades di Lebak Kebingungan
Bantuan beras pemerintah di Kabupaten Lebak (foto: dok ist)
A
A
A

LEBAK - Bantuan pangan cadangan beras pemerintah (CBP) masih menumpuk berhari-hari di beberapa kantor desa di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Bahkan, ratusan karung beras untuk keluarga penerima manfaat (KPM) belum juga disalurkan.

"Sudah dua hari beras datang ke sini, tapi belum bisa kita salurkan ke masyarakat," kata Kepala Desa Harjawana Kecamatan Bojongmanik, Juanda, Jumat (9/2/2024).

Menurut Juanda, bantuan belum bisa disalurkan ke masyarakat lantaran pihak desa belum mengetahui bagaimana pola penyalurannya.

"Jujur kita bingung ini bagaimana teknisnya, apakah pakai barcode? Tapi sampai sekarang belum datang, sementara warga sudah mulai menanyakan," ucap Juanda.

Selain itu, jika semakin lama beras berada di kantor desa karena belum disalurkan, pemerintah desa juga harus mengeluarkan biaya untuk menjaga beras tersebut.

"Kalau lama-lama kan lumayan juga biayanya. Kami minta segera lah kasih kejelasan soal ini," harapnya.

Hal yang sama diutarakan Kepala Desa Cempaka Kecamatan Cirinten, Sam'un. Walaupun sudah hampir sepekan datang di kantor desa, namun sampai saat ini, beras CBP masih menumpuk dan belum bisa disalurkan ke masyarakat.

"Alhamdullilah beras memang sudah ada, tapi kepala desa dan perangkat desa belum diberikan informasi jelas. Apa ini untuk satu atau dua pagu. Beras masih menumpuk karena belum jelas data penerimanya, jadi enggak ada yang bisa membagikan," katanya.

"Dan mau tidak mau saya menugaskan Linmas untuk berjaga setiap malam, karena kalau hilang kami juga yang repot," sambung Sam'un.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement