INHU - Sebelum seluruh personel yang terlibat Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS), digeser pada wilayah tugas masing-masing, Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu), Polda Riau, menggelar doa bersama lintas agama dan Istiqhosah.
Kegiatan dilaksanakan di halaman Mapolres Inhu, yang dipimpinoleh Kapolres Inhu, AKBP Dody Wirawijaya dihadiri Bupati Inhu Rezita Meylani , Ketua DPRD Inhu, Forkopimda dan ratusan undangan lainnya. Doa bersama ini juga melibatkan para tokoh lintas agama dan juga tokoh masyarakat.
AKBP Dody menegaskan, bahwa Pemilu secara esensi merupakan proses pembelajaran dalam rangka pendewasaan bangsa. Pemilu juga merupakan momentum ujian bagi seluruh elemen bangsa, mengenai seberapa jauh nilai-nilai demokrasi telah menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia.
Nilai-nilai demokrasi dimaksud adalah menyelesaikan pertikaian secara damai dan sukarela, menjamin terjadinya perubahan secara damai, pergantian penguasa dengan teratur, sesedikit mungkin unsur paksaan dalam pembuatan, pelaksanaan, dan penegakan keputusan politik, adanya pengakuan terhadap nilai keanekaragaman, adanya pengakuan dan jaminan atas tegaknya keadilan, serta ilmu pengetahuan yang maju.
"Saya percaya, kita semua sependapat, bahwa Pemilu Damai adalah sebuah kerja besar yang membutuhkan partisipasi dari seluruh elemen bangsa, mulai dari tataran individu. Pemerintah sendiri, telah senantiasa berkomitmen untuk menjaga kondusifitas dan keamanan selama Pemilu," ucap AKBP Dody, Sabtu (10/2/2024).
Ada beberapa pesan Kapolres terhadap seluruh personel, tamu dan undangan, sesuai dengan tugas serta kewenangan masing-masing. Yakni, turut memastikan bahwa Pemilu Damai tidak semata-mata dimaknai sebagai slogan saja, melainkan sebagai ikhtiar untuk menciptakan atmosfer yang kondusif selama seluruh rangkaian tahapan Pemilu.
"Bersedia untuk sepakat, bahwa menjaga kedamaian selama Pemilu adalah tanggungjawab bersama seluruh elemen tingkat kemasyarakatan, tanpa terkecuali. Kemudian turut memastikan bahwa seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan kampanye politik dapat menjalankan perannya dengan tanpa mencederai harga diri dan martabat setiap pihak, termasuk lawan politiknya," imbuhnya.
Kabag Kesbangpol Inhu, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Polres Inhu, sebab dalam banyaknya kegiatan masih bisa melaksanakan kegiatan doa bersama dan istighosah pada hari ini dalam rangka mewujudkan pemilu damai 2024 yang tinggal beberapa hari lagi.
Setelah itu, doa bersama, pemuka agama Islam dipandu oleh Ust Khairul Anam, pemuka agama Kristen Protestan dipandu oleh Pdt Franky Maningkas, pemuka agama Kristen Khatolik dipandu oleh Pastor Steff Sudaryanto pemuka agama Budha oleh Suryanto.
Selepas doa bersama, dilanjutkan pelaksanaan Istighosah dalam rangka mewujudkan Pemilu Damai tahun 2024 di Kabupaten Inhu, dipimpin oleh Kapolres Inhu, dihadiri Dandim 0302 Inhu, Letkol Kav Dani PrasetyoAli Mutarom, pengasuh Ponpes Nurul Huda Kecamatan Lubuk Batu Jaya.
Kemudian, Kyai Natikul Khoir Pengasuh Ponpes Nurul Hidayah Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat, Kyai Agus Fauril A’la, Ketua Bhayangkari Cabang Inhu bersama pengurus dan anggota, para Pimpinan Pondok Pesantren se Kabupaten Inhu, Waka Polres Inhu Kompol Teddy Ardian, para PJU Polres Inhu, dengan jumlah peserta lebih kurang 300 orang.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.