Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terjatuh Saat Penertiban APK di Masa Tenang Pemilu, Petugas PTPS di Bandung Meninggal Dunia

Agi Ilman , Jurnalis-Kamis, 15 Februari 2024 |21:49 WIB
Terjatuh Saat Penertiban APK di Masa Tenang Pemilu, Petugas PTPS di Bandung Meninggal Dunia
A
A
A

BANDUNG - Seorang Petugas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) bernama Agan meninggal dunia setelah sebelumnya terjatuh saat melakukan pencabutan Alat Peraga Kampanye (APK) pada masa tenang pemilu 2024.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung, Kahpiana membenarkan adanya petugas PTPS yang meninggal.

Menurutnya, petugas PTPS bernama Agan ini ditugaskan di TPS 30 Desa Srirahayu, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung.

"Iya meninggal setelah pemilihan akibat pecah pembuluh darah karena sebelumnya sempat terjatuh," ujar Kahpiana saat dihubungi, Kamis (15/2/2024).

Kahpiana menjelaskan, awal mula petugas PTPS ini meninggal ketika pada malam Selasa sempat membantu menertibkan APK. Kemudian saat membantu ,Almarhum sempat terjatuh.

"Memang sempat jatuh pas lagi bantu tertibin APK tapi engga kenapa-kenapa malah dia ikut nertibin lagi," jelasnya.

Namun kata Kahpi, setelah membantu kembali, setibanya di rumah Almarhum mulai merasakan pusing hingga tak sadarkan diri.

"Mungkin belum terasa, malah kembali ikut bertugas menertibkan APK. Nah setelah selesai, dia pulang ternyata mungkin kena benturan, kemudian pusing dan mengeluarkan darah hingga tak sadarkan diri," kata Kahpi.

Kemudian lanjut Kahpi, Almarhum langsung dibawa oleh teman-temannya ke Rumah Sakit Majalaya agar segera ditangani.

"Teman-teman nya juga tak menyangka disangkanya sudah membaik. Cuman tadi dapat kabar tiba-tiba tadi jam 10, dia meninggal dunia," ujarnya.

Kahpiana menerangkan jika kepergian Almarhum bukan pada saat mengawasi pemilihan namun sebelum pemilihan.

"Jadi almarhum itu tidak ikut mengawas, terjatuh sebelum pemilihan, masuk rumah sakit, tiba-tiba ada kabar meninggal dunia," ucapnya.

Atas meninggalnya Almarhum ini, Bawaslu Kabupaten Bandung pun mengucapkan rasa belasungkawanya atas kepergian Agan.

Dan bahkan kini di kantor Bawaslu Kabupaten Bandung mengibarkan bendera setengah tiang atas meninggalnya Almarhum.

Selain itu, Kahpian pun mengimbau, kepada seluruh petugas untuk mengutamakan keselamatan kerja serta menjaga kesehatan.

"Jangan lupa makan harus dijaga, dan juga jangan minum kopi sebelum makan," katanya.

Kahpi mengungkapkan, kini dari laporan yang diterima sebanyak 21 petugas pengawas mengalami sakit.

Dari jumlah tersebut, kata Kahpi, satu orang merupakan pengawas kecamatan, dan satu orang pengawas Desa.

"Sisanya pengawas TPS, kebanyakan sakit asam lambung," pungkasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement