Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jokowi dan Menteri Beda Suara soal Makan Siang Gratis, Mahfud MD: Tidak Ada Koordinasi!

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Sabtu, 02 Maret 2024 |15:09 WIB
Jokowi dan Menteri Beda Suara soal Makan Siang Gratis, Mahfud MD: Tidak Ada Koordinasi!
Mahfud MD/Foto: MPI
A
A
A

JAKARTA – Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah menteri kabinet sudah menunjukan perbedaan sikap dalam menyampaikan informasi ke publik.

Diketahui, program itu merupakan salah satu program Paslon Nomor Urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Pernyataan itu, dilontarkan Mahfud dalam menanggapi perbedaan suara antara Presiden Jokowi dengan sejumlah menteri kabinet terkait membahas program makan siang gratis saat Rapat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (26/2).

Dengan kondisi itu, Mahfud berkata, Presiden Jokowi dan sejumlah menteri kabinet telah menunjukan tidak saling koordinasi untuk sampaikan informasi terkait program makan siang gratis.

"Sekarang ini bicaranya sudah beda-beda. Presiden bilang enggak bicarakan itu, menterinya bilang iya. Ya, macam-macam sudah, karena ini sudah mulai enggak terkoordinasi lagi isunya," kata Mahfud dalam keterangan resmi yang dikutip, Sabtu (2/3/2024).

Seharusnya, kata Mahfud, pembahasan dan pembicaraan program makan siang gratis dan simulasi program dilakukan pasca pelantikan presiden dan wakil presiden (wapres) terpilih pada 20 Oktober 2024.

"Seharusnya itu tidak dibicarakan sekarang, tapi menunggu nanti presiden baru. Artinya, menunggu sesudah 20 Oktober agar lebih etis," ujar Mahfud.

Sekedar informasi, pembahasan progran makan siang gratis ini mencuat pasca Rapat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (26/2/2024). Dalam rapat tersebut, sejumlah menteri mengaku turut membahas program yang diusung Prabowo-Gibran.

Bahkan, Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia membocorkan program itu akan masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan, rencana seputar pembiayaan program makan siang gratis yang bakal bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah atau (BOS).

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak membahas secara spesifik program makan siang gratis di Sidang Kabinet Paripurna, yang digelar di Istana Negara pada Senin lalu.

"Tidak ada pembicaraan secara spesifik mengenai tadi yang disampaikan apa (program makan siang gratis)," kata Jokowi usai menghadiri Rapim TNI-Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (28/2/2024).

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement