Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Viral TKW Asal NTT Menangis Mengaku Disiksa di Arab Saudi, Diancam Potong Lidah

Ponsius Econg , Jurnalis-Minggu, 03 Maret 2024 |23:05 WIB
Viral TKW Asal NTT Menangis Mengaku Disiksa di Arab Saudi, Diancam Potong Lidah
Viral TKW asal NTT mengaku disiksa di Arab Saudi (TikTok @darmawaty9702)
A
A
A

NAGEKEO - Video seorang tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia di Arab Saudi menangis tersedu-sedu dengan matanya bengkak viral di media sosial. Dalam video yang diposting di akun Tiktok @darmawaty9708, wanita berhijab itu mengaku mendapat kekerasan dan ancaman pembunuhan di tempatnya bekerja.

Perempuan tersebut mengaku berasal dari Mbay, Maropokot, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Assalamualaikum, teman-teman yang di TikTok, yang Indonesia atau tidak di sini Arab, TKW-TKW . Kalian pernah merasa atau tidak ni? Saya mau cerita. Mungkin ini video terakhirku," kata TKW itu mengawali pembicaraannya, dikutip Minggu (3/3/2024).

"Untuk keluarga yang di Mbay, Maropokot (NTT), orangtuaku dan saudaraku mohon nonton video adekmu ini, anakmu ini. Saya diancam. Kalau berani jawab omongannya, dipotong lidahku," sambungnya sambil menangis.

 BACA JUGA:

Dia mengatakan, dirinya sangat kesulitan untuk pulang ke kampung halamannya di Indonesia. Selain gaji tak dibayar, majikan bahkan menuntut upah yang sudah diterimanya dikembalikan lagi jika ingin pulang.

 ilustrasi

"Habis itu, gajiku tidak akan dikasih. Saya tidak akan dikasih pulang ke Indonesia, kecuali uang semuanya yang saya kerja selama ini dikasih kembali. Padahal saya kerja, kasihan, saya kerja di sini," lanjutnya sambil terus menangis.

Lebih dari itu, ia merasa hidupnya sangat terancam. Majikan selalu memanas-manasi anaknya untuk memukul, menendang, menginjaknya hingga bahkan mengancam lidahnya dipotong.

Dirinya merasa sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk berbicara ke publik lewat media sosial dan berharap ada yang memperhatikan kesulitan yang sedang dialaminya.

 BACA JUGA:

"Habis itu, dia mau suruh anaknya. Dia omong di anaknya, bilang ke anaknya, bilang saya tidak kerja. Baru suruh anaknya pukul saya, suruh tendang saya, suruh injak saya, suruh dipotong lidahku," beber wanita itu.

"Ya Allah, saya masih bisa bersyukur, masih bisa bicara di HP ini. Seluruh dunia ya Allah mudah-mudahan bisa lihat ini. Saya diancam seperti itu," imbuhnya penuh syukur dan harap.

Dia mengaku hanya punya sedikit uang. Dirinya ikhlas untuk mengembalikan lagi ke majikan seluruh uang yang ada padanya asal saja dia diperbolehkan pulang ke tempat asalnya di Indonesia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement