Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Massa Aksi Perempuan Geruduk Istana Minta Indonesia Tanpa Oligarki

Raka Dwi Novianto , Jurnalis-Jum'at, 08 Maret 2024 |20:10 WIB
Massa Aksi Perempuan Geruduk Istana Minta Indonesia Tanpa Oligarki
Aliansi Perempuan Indonesia geruduk Istana (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Sejumlah peserta aksi perempuan geruduk Istana tiba di di silang Monas tepatnya di depan Patung Kuda usai melakukan long march dari depan Kantor Bawaslu RI.

Para peserta aksi yang mengenakan pakaian serba hitam itu menyampaikan aspirasinya. Salah satu orator bahkan menyebut Presiden Jokowi adalah biang dari perusak demokrasi. "Siapa perusak demokrasi? Jokowi," kata salah satu orator.

Orator itu jua menyebut bahwa aksi yang dilakukan oleh ratusan orang itu salah satunya untuk mengekpresikan pentingnya kehadiran perempuan.

"Perempuan-perempuan di sini mau mengekspresikan diri, karena kelamaan tanpa perlindungan, kelamaan dimiskinkan, kelamaan digusur," kata orator itu.

Polisi pun menutup jalan menuju Istana di Jalan Medan Merdeka Barat, sehingga peserta aksi dari aliansi perempuan Indonesia itu melakukan aksinya di depan Patung Kuda, Gambir Jakarta Pusat.

Para peserta aksi tersebut terpantau mulai mendatangi titik kumpul di depan Kantor Bawaslu pada lukul 07.40 WIB. Mereka membawa poster hingga spanduk yang bertuliskan kritik untuk pemerintah.

"Mau lebaran beras mahal," tulis salah satu poster yang dibawa peserta aksi.

"Aku mau Indonesia tanpa oligarki," tulis poster lainnya.

Selain membawa poster dan spanduk, aksi perempuan geruduk Istana tersebut juga diiringi oleh nyanyian yel-yel yang ingin mengadili Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena dianggap telah merusak demokrasi di Indonesia.

"Adili Jokowi, hidup perempuan Indonesia," kara salah satu orator.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement