Dari sisi fisik, sosok Sultan Agung yang menarik adalah cara berpakaiannya. Sultan Agung berbusana tidak berbeda dengan pakaian orang-orang Jawa. Ia memakai kopiah dan kain linen berwarna putih atau yang sering disebut kuluk, yang sejak masuknya agama Islam dipakai oleh orang-orang yang taat atau yang ingin disebut taat beribadah.
Sultan Agung juga mengenakan kain batik berwarna putih biru yang berasal dari daerahnya sendiri, mengenakan baju dari beludru berwarna hitam yang dihias dengan gambar daun-daun keemasan dalam bentuk bunga tersusun.
la juga mengenakan keris di badan bagian depan, dan ikat pinggang dari emas yang disebut sabuk. Pada jari-jarinya, dikenakan cincin dengan banyak intan berlian. Sultan Agung juga merokok menggunakan pipa yang berlapis perak.
(Awaludin)