JAKARTA - Ketua Majelis Ormas Islam (MOI), Nazar Haris tak mempermasalahkan jika pihak kepolisian melarang para peserta aksi bela Palestina yang akan long march dari Kedubes Amerika Serikat menuju Bundaran HI.
"Jadi rencana aksi kita dari sini depan Kedubes Amerika, kita akan lanjut longmarch sampai ke Bundaran HI, tapi rupanya pihak kepolisian keberataan kalau kita sampai ke Bundaran HI, sehingga dibatasi sampai Patung Kuda Saja," ucap Nazar kepada wartawan di Patung Kuda, Gambir Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/2024).
"Gak papa, gak ada masalah. Buat kita ini sekaligus menunjukkan kalau kita taat hukum, kalau kita ikut aturan," tambah Nazar.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pihaknya memang tak mengizinkan aksi long march menuju Bundaran HI.
"Silakan kembali lagi, ruas jalan ini banyak digunakan, warga Jakarta menggunakan ruas jalan ini. Tolong sekali lagi mohon pengertiannya," kata Susatyo dari atas mobil komando.
Alhasil, massa aksi tertahan di kawasan Patung Kuda. Polisi mengimbau massa agar bisa melaksanakan aksi dengan tertib.
"Tolong diatur keamanan agar aksi damai ini bisa tertib," ucap Susatyo.
Massa aksi bela Palestina ini sudah mulai memadati depan Kedubes AS sejak pukul 06.00 WIB. Mereka tampak membawa sejumlah atribut seperti bendera Palestina. Tuntutan utama mereka adalah harus ada Ramadan di Gaza.
Ada pula yang membawa karangan bunga bertuliskan 'Turut berduka cita atas matinya nurani elite Amerika Serikat, atas nama bangsa Indonesia'.
Polisi menyiagakan 1.467 personel untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa ini. Jalan Medan Merdeka Selatan juga dilakukan penutupan akibat adanya demonstrasi tersebut.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.