JAKARTA - Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) yang merupakan organisasi pendiri Partai Golkar menangapi isu Presiden Jokowi dan putranya Gibran Rakabuming Raka masuk dalam bursa Ketua Umum Golkar menggantikan Airlangga Hartarto.
Ketua Umum MKGR, Adies Kadir mengatakan dalam pengangkatan ketua umum, Golkar memiliki aturan main yang sudah termaktub dalam Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART).
"Terkait dengan kemungkinan-kemungkinan Gibran atau siapa dan lain-lain, di Golkar kami punya aturan main, kami punya anggaran dasar dan anggaran rumah tangga," kata Adies dalam jumpa pers setelah pertemuan dengan DPP Ormas dan Dewan Pakar Ormas MKGR di SCBD, Jakarta Selatan, Minggu (17/3/2024) sore.
BACA JUGA:
Setelah berunding dengan para petinggi dan senior MKGR, secara tegas Adies sampaikan syarat utama menjadi Ketua Umum Golkar adalah sudah menjabat sebagai pengurus DPP partai Golkar minimal lima tahun.
"Dan sampai saat ini, AD/ART itu, kalau tidak salah menyampaikan bahwa, seseorang yang ingin mencalonkan diri menjadi ketua umum itu minimal harus lima tahun di dalam kepemimpinan Partai Golkar. Itu yang kami tahu," tegas Adies.
BACA JUGA:
Adies menambahkan, selama belum adanya perubahan AD/ART, MKGR tidak ingin mengandai-andai adanyan calon ketua umum baru yang menggantikan Airlangga Hartarto. Ia menambahkan, MKGR tetap patuh mengikuti aturan AD/ART seperti yang sudah ada.
"Jadi selama sebelum ada perubahan AD/ART, kami sebagai underbow partai Golkar, tentunya masih berpatokan kepada AD/ART, kita tidak berani berandai-andai apakah ini akan diubah atau tidak, kita akan mengikuti saja, tetapi sampai saat ini kita harus ikut kepada aturan," terang Adies.
Diketahui, MKGR menyepakati untuk mendukung Ketua umum (Ketum) incumbent Partai Golkar, Airlangga Hartarto, untuk tetap menjabat kembali pada periode berikutnya.
"Jadi tadi banyak sekali masukan, tapi intinya dari masukan itu hampir seluruh ketua dan anggota dewan pakar MKGR mengapresiasi kinerja Ketum Golkar, pak Airlangga Hartarto, yang telah berhasil menaikkan peroleh suara partai Golkar secara nasional dan kursi di DPR RI secara signifikan," tegas Adies.
Senada, Ketua dewan pakar MKGR, Azwar Dainy menuturkan pula bahwa kinerja Airlangga telah terbukti dengan berhasil mengantar Paslon Nomor Urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, untuk maju sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029.
Ia menilai, strategi Airlangga dalam pemilu serentak 2024 kali ini, sudah sangat tepat. Oleh sebab itu, ia menegaskan tidak ada keraguan bagi MKGR untuk tetap mendukung Airlangga Hartarto sebagai Ketum DPP partai Golkar berikutnya.
"Pak Airlangga strateginya sangat tepat. MKGR, salah satu organisasi pendiri Golkar, sudah menyatakan tegak lurus terhadap kebijakan-kebijakan pak Airlangga. Alhamdulillah, terbukti dengan kemenangan Prabowo-Gibran dan kenaikan kursi DPR RI dari 85 jadi 102," tegas Azwar.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.