Sebelumnya, Agus menyampaikan pengiriman bantuan tersebut nantinya akan didaratkan di negara Yordania. Selepas diterima di Yordania, lanjut Agus, bantuan tersebut baru akan dikirimkan ke warga Palestina via pengiriman udara melalui alat terjun payung metode air drop.
Agus menambahkan Indonesia juga mengirimkan alat terjun payung sebagai perangkat yang nantinya digunakan Yordania.
"Perlengkapan payung dan peralatan militer yang dibawa berupa 900 payung utama orang dan 50 set perawatan LCLA untuk mengirim bantuan kemanusiaan via udara dengan metode airdrop dengan berat maksimal 14 ton," ujarnya di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jumat (29/3/2024).
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.