JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap bahwa dirinya sempat malu Indonesia belum menjadi anggota penuh Financial Action Task Force (FATF). Namun, katanya, setelah kerja keras PPATK, kementerian, dan lembaga terkait lainnya akhirnya Indonesia bisa menjadi anggota tetap.
"Kadang saya juga melihat itu malu. Karena di keanggotaan G20 yang belum masuk tinggal kita saja yang lain sudah diterima sebagai anggota penuh FATF. Sehingga ini memang kita harus harus tepuk tangan," kata Jokowi dalam sambutannya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/4/2024).
Jokowi pun mengapresiasi kerja keras PPATK dan kementerian lembaga yang membuat Indonesia bisa menjadi anggota tetap FATF. Menurutnya, untuk menjadi anggota tetap bukan suatu hal yang mudah.
"Karena ini merupakan pengakuan dunia internasional atas efektivitas regulasi kita atas efektivitas koordinasi kita atas efektivitas dilapangan terhadap anti pencucian uang dan juga pendanaan terorisme," kata Jokowi.