Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Negara Mayoritas Islam yang Berdamai dengan Israel

Rachel Eirene Nugroho , Jurnalis-Selasa, 23 April 2024 |16:21 WIB
5 Negara Mayoritas Islam yang Berdamai dengan Israel
5 negara mayoritas Islam yang berdamai dengan Israel (Foto: AFP)
A
A
A

ISRAEL - Ditengah perang serta serangan yang dilakukan Israel terhadap Palestina di Gaza, banyak negara-negara di dunia, terutama di Timur Tengah yang menentang tindakan Israel ini.

Namun nyatanya banyak negara di Arab yang sudah mulai menjalin kerjasama dan hubungan diplomatik dengan Israel jauh sebelum perang Israel Palestina ini dimulai.

Berikut 5 negara mayoritas Islam yang telah berdamai dengan Israel dilansir berbagai sumber:

1. Mesir

Mesir merupakan negara pertama yang mengadakan hubungan diplomatik dengan Israel. Mengutip Al Jazeera, Mesir yang diwakili oleh Presiden Anwar Sadat menandatangani perjanjian perdamaian dengan Israel pada tahun 1979. Rencana penandatanganan ini telah dinegosiasikan sejak pertemuan Camp David milik Presiden Jimmy Carter pada tahun sebelumnya.

Sebagai imbalannya berdasarkan perjanjian tersebut, Israel akan memberikan Mesir Semenanjung Sinai dan pembentukkan hubungan diplomatik secara penuh. Melansir dari TRT World, Terjalinnya hubungan yang erat antara Mesir dan Israel mendatangkan keuntungan lain berupa Israel yang mengekspor gas alam ke Mesir setelah kesepakatan senilai USD15 miliar (243 triliun rupiah) ditandatangani pada tahun 2018.

2. Yordania

Israel dan Yordania memiliki situasi yang saling membutuhkan, dimana Israel membutuhkan Yordania sebagai penyangga keamanan dan Yordania membutuhkan air serta stabilitas ekonomi Israel. Emmanuel Nahshon, seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel menyebut Yordania sebagai mitra strategis, dan mempunyai niat untuk membantu dan bekerja sama.

Hubungan informal antara Israel dan Yordania diakui oleh Israel sendiri. "Ada banyak negara Arab yang memiliki hubungan dengan Israel dalam satu atau lain cara, dimulai dengan Mesir dan Yordania,” kata Ayoob Kara, Menteri Komunikasi Israel, dikutip TRT World.

Pada tanggal 26 Oktober 1994, pihak Yordania yang dihadiri Raja Hussein dan pihak Israel yang dihadiri Perdana Menteri Yitzhak Rabin resmi menandatangani perjanjian perdamaian. Mengutip dari Aljazeera, Yordania merupakan negara kedua setelah Mesir yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Proses peresmian perjanjian perdamaian antara Yordania dan Israel disaksikan oleh Presiden AS Bill Clinton dan terjadi setahun setelah Perjanjian Damai Oslo yang diadakan antara Israel dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO)

3. Uni Emirat Arab (UEA)

UEA pada tanggal 15 September 2020 merupakan negara ketiga setelah Mesir dan Yordania yang menandatangani Abraham Accords sebagai bentuk menormalisasi hubungan dengan Israel. Melalui perjanjian ini, Israel dan UEA mulai menjalin kerjasama dan memperbaiki hubungan diplomatik mereka setelah 25 tahun tanpa memiliki hubungan apapun. Melansir dari Al Jazeera, perjanjian perdamaian tersebut dari pihak AS dihadiri oleh Presiden Donald Trump, dari pihak Israel dihadiri oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dari pihak UEA dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Emirat Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan.

Melalui Abraham Accords, perdagangan antara Israel dan UEA berjalan dengan lancar. Hal ini bisa dilihat pada tahun 2022, perdagangan Israel dan UEA melampaui USD2,5 miliar atau setara dengan 40,6 triliun rupiah dan pada tujuh bulan pertama tahun 2023 mencapai USD1,85 miliar atau setara dengan 30 triliun rupiah. Kemudian melansir dari Al Jazeera, pada bulan Maret 2023, perjanjian perdagangan bebas yang telah ditandatangani oleh Israel dan UEA mulai berlaku dengan dihapusnya tarif perdagangan sekitar 96% untuk barang yang diperdagangkan antara keduanya. Tujuan dari kesepakatan ini ialah untuk meningkatkan perdagangan bilateral hingga lebih dari USD10 miliar atau setara 162 triliun rupiah selama lima tahun ke depan

4. Maroko

Maroko dan Israel mulai menjalin hubungan diplomatik dan perdagangan penuh pada tanggal 10 Desember 2020 dengan dibantu oleh AS. Perdagangan bilateral antara Maroko dengan Israel juga dapat dikatakan berjalan lancar dan terjadi peningkatan perdagangan selama tiga tahun terakhir. Bahkan Israel mengumumkan bahwa mereka ingin menargetkan volume perdagangan tahunan sebesar USD500 juta atau setara dengan 8 triliun rupiah bersama Maroko.

5. Bahrain

Hubungan antara Kerajaan Bahrain dengan Israel tidak bisa dipungkiri bahwa telah terjalin dengan erat dalam banyak masalah regional. Menurut TRT World, walaupun antara kedua negara ini belum terjalin hubungan diplomatik yang resmi, namun kedua negara ini telah berhubungan sejak tahun 1990-an. Namun, saat ini terdapat peningkatan keterbukaan antara Israel dan Bahrain, yang menunjukkan seberapa besar Manama dan Tel Aviv sepakat mengenai berbagai permasalahan regional. Hal ini terutama karena mereka berdua memandang Republik Islam Iran sebagai ancaman serius terhadap kepentingan mereka.

Hasil perdagangan antara kedua negara mencapai hingga USD8,5 juta atau setara dengan 138 juta rupiah. Selain itu pada tanggal 4 September 2023, kedutaan besar Israel dibuka di Bahrain diikuti dengan penandatanganan perjanjian Israel dengan bank sentral Bahrain mengenai fintech.

(Susi Susanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement