Sesudah pasukannya yang digalang tersebut dirasa kuat, Airlangga menyerang putri Panuda. Penyerangan tersebut membawa hasil gemilang. Putri Panuda tewas di medan laga. Sepeninggal putri Panuda, Arilangga membangun istana baru di Kahuripan, mengingat istana lama yang berada di Wwatan Mas telah mengalami kehancuran.
Sesudah istana baru di Kahuripan dibangun, Airlangga yang mendapatkan bantuan Mpu Narotama bermaksud membalas dendam atas kematian mertua, dan sekaligus pamannya (Dharmawangsa Teguh) kepada Haji Wurawari dari Lwaram (Ngloram, Cepu, Blora).
Aksi balas dendam Airlangga pun berhasil. Raja Haji Wurawari berhasil dibunuh. Airlangga juga berhasil menumpas pemberontak Wijayawarma dari Wengker pada tahun 1035 M. Sejak saat itu, Airlangga mampu memperluas wilayah kekuasaan Kahuripan, Sidoarjo, yang membentang dari Pasuruan (sebelah timur), hingga Madiun (sebelah barat).
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.