Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dendam Airlangga ke Dua Raja yang Berujung Serangan Kahuripan

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 06 Mei 2024 |05:25 WIB
Dendam Airlangga ke Dua Raja yang Berujung Serangan Kahuripan
Ilustrasi kerajaan (Foto: ist)
A
A
A

Sesudah pasukannya yang digalang tersebut dirasa kuat, Airlangga menyerang putri Panuda. Penyerangan tersebut membawa hasil gemilang. Putri Panuda tewas di medan laga. Sepeninggal putri Panuda, Arilangga membangun istana baru di Kahuripan, mengingat istana lama yang berada di Wwatan Mas telah mengalami kehancuran.

Sesudah istana baru di Kahuripan dibangun, Airlangga yang mendapatkan bantuan Mpu Narotama bermaksud membalas dendam atas kematian mertua, dan sekaligus pamannya (Dharmawangsa Teguh) kepada Haji Wurawari dari Lwaram (Ngloram, Cepu, Blora).

Aksi balas dendam Airlangga pun berhasil. Raja Haji Wurawari berhasil dibunuh. Airlangga juga berhasil menumpas pemberontak Wijayawarma dari Wengker pada tahun 1035 M. Sejak saat itu, Airlangga mampu memperluas wilayah kekuasaan Kahuripan, Sidoarjo, yang membentang dari Pasuruan (sebelah timur), hingga Madiun (sebelah barat).

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement