Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

MRT Jakarta Akan Evaluasi agar Insiden Besi Crane Jatuh Tak Terulang

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Jum'at, 31 Mei 2024 |09:49 WIB
   MRT Jakarta Akan Evaluasi agar Insiden Besi Crane Jatuh Tak Terulang
Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta memastikan operasional rangkaian kereta MRT sudah beroperasi normal pada Jumat (31/5/2024).

Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Ahmad Pratomo mengatakan MRT Jakarta sudah beroperasi normal sejak Jumat pagi.

"Pascaterjadinya pemberhentian operasional MRT Jakarta imbas insiden pada kegiatan konstruksi Gedung Kejaksaan Agung kemarin, hari ini, MRT Jakarta telah kembali beroperasi secara normal," ujar Ahmad Pratomo, Jumat (31/5/2024) pagi kepada awak media.

Pihaknya memohon maaf kepada seluruh masyarakat pengguna layanan MRT Jakarta atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penghentian sementara operasional MRT Jakarta pada Kamis 30 Mei 2024 lalu.

"MRT Jakarta akan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kejadian ini tidak kembali terulang di waktu yang akan datang," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, dikarenakan adanya insiden pada kegiatan konstruksi yang sedang dikerjakan Gedung Kejaksaan Agung RI yaitu oleh kontraktor Hutama Karya maka berdampak pada diberhentikan sementara operasional MRT Jakarta pada 30 Mei 2024 sore hingga malam.

PT Hutama Karya (HK) selaku kontraktor mengungkapkan dari hasil investigasi awal penyebab di balik jatuhnya material besi yang menimpa lintasan MRT Jakarta Bundaran HI - Lebak Bulus pada Kamis (30/5/2024) disebabkan induksi elektromagnetik yang terjadi ketika kereta MRT melintas saat tower crane sedang mengangkat material besi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement