Prasasti Sirah Keting memperkuat pendapat dengan menyebut Dharmawangsa Teguh dengan nama Sri Maharaja Isana Dharmawangsa. Dengan demikian, Dharmawangsa dapat dipastikan sebagai keturunan Mpu Sindok, meskipun Prasasti Pucangan tidak menyebutnya dengan pasti.
Adapun anggota Dinasti Isana, antara lain sebagai berikut. Sri Maharaja Rake Hino Sri Isana Wikramadharmottunggadewa, Sri Isanatunggawijaya (istri Sri Lokapala, Bali), Sri Makutawangsawardhana, Dharmawangsa Teguh, yang juga pernah jadi Raja Mataram era Jawa Timur.
Kemudian ada Mahendradatta, istri Udayana Marwadewa, Bali, dan terakhir Airlangga atau Sri Maharaja Rakai Halu Sri Dharmawangsa Airlangga Anantawikramottunggadewa (putra Mahendradatta dan Udayana).
Setelah sekian lama bertahta pada akhirnya Mpu Sindok mangkat atau meninggal dunia pada 947 M. Jasadnya dicandikan di Isanabajra atau Isanabhawana. Sepeninggal Mpu Sindok, Sri Isanatunggawijaya yang menikah dengan Sri Lokapala dari Bali tersebut naik takhta sebagai raja Medang periode Jawa Timur.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.