Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bojonggede AKP Ade Ahmad Sudrajat mengakui kejadian tersebut. Pelaku diduga menjual kendaraan hasil begal ke media sosial dengan mengunggah foto kendraan di lokasi tersebut.
"Motor dijual via FB online, difoto dan diposting di wilayah Jampang Pulo, Kemang, Parung, Kabupaten Bogor," kata Ade kepada wartawan, Jumat (21/6/2024).
Namun, dia mengatakan lokasi yang didatangi korban bukan merupakan rumah begal. Rumah tersebut merupakan tempat pelaju begal memfoto kendaraan korban.
"Bukan rumah pelaku itu, tapi tempat motornya diposting di FB untuk dijual online. Dan hanya diketemukan pelat nomornya saja, motornya tidak ada," bebernya.
Polisi menduga terduga begal berjumlah tiga orang. Polisi mengklaim tengah memburu ketiga terduga begal tersebut. "Kita intinya lagi berupaya mencari, kita berupaya. Pasti dicari, nggak mungkin dibiarkan," kata Ade.
(Fakhrizal Fakhri )